Formulir Rekening Buku Besar



Menurut Mulyadi (1993:57), di atas sudah disebutkan bahwa rekening buku besar umumnya berbentuk T, yang merupakan catatan akuntansi yang dibagi dua secara vertikal, sebelah kiri disebut debit, dan sebelah kanan disebut kredit. Ada berbagai variasi bentuk formulir rekening buku besar :
1.      Rekening dengan debit lebar (wide debit ledger).
2.      Rekening biasa (regular ledger).
3.      Rekening berkolom saldo di tengah (center balance ledger).
4.      Rekening berkolom saldo (balance ledger).
5.      Rekening ganda berkolom saldo (double ledger with balance ledger).
6.      Rekening dengan saldo lama dan saldo baru (old and new balance ledger).
Rekening dengan Debit Lebar. Bentuk rekening ini menyediakan kolom "keterangan" pada sebelah debit lebih lebar bila dibandingkan dengan kolom "keterangan" pada sebelah kredit. Hal ini dilakukan karena penjelasan yang bersangkutan dengan transaksi pendebitan lebih banyak bila dibandingkan dengan penjelasan yang ber­sangkutan dengan transaksi pengkreditan, dan jika penentuan saldonya perlu dilakukan secara periodik.
Rekening Biasa. Bentuk rekening ini sangat luas digunakan. Rekening ini mempunyai kolom "keterangan" yang sama lebar untuk sebelah debit maupun sebelah kredit. Umumnya rekening buku besar menggunakan bentuk rekening ini. Buku pembantu yang menggunakan bentuk rekening ini adalah : buku pembantu piutang dan buku pembantu utang.
Rekening Berkolom Saldo di Tengah. Bentuk rekening ini digunakan jika diperlukan informasi saldo rekening setiap saat, baik saldo debit maupun saldo kredit dan diperlukan penjelasan yang relatif sama banyaknya baik untuk transaksi pendebitan maupun transaksi pengkreditan. Kolom saldo diletakkan di tengah - tengah formulir rekening. Rekening pembantu piutang dan utang umumnya menggunakan bentuk formulir ini.
Rekening Berkolom Saldo. Bentuk rekening ini digunakan jika diperlukan penjelasan yang banyak, baik untuk transaksi pendebitan maupun pengkreditan, dan jika diperlukan informasi saldo berjalan setiap saat. Kolom saldo diletakkan di sebelah kanan untuk memudahkan penyusunan neraca sisa. Untuk menunjukkan apakah saldo yang tercantum dalam kolom "saldo" merupakan saldo debit atau saldo kredit.
Rekening Ganda Berkolom Saldo. Bentuk rekening ini digunakan jika hanya diperlukan penjelasan singkat untuk setiap transaksi pendebitan atau pengkreditan, jika diperlukan informasi saldo berjalan setiap saat, dan jika rekening sangat aktif dipakai.
Rekening dengan Kolom Saldo Lama dan Saldo Baru. Rekening ini biasanya digunakan jika perusahaan menggunakan mesin pembukuan sebagai alat postingnya. Operasi posting dengan mesin pembukuan memerlukan kegiatan penjemputan saldo lama (old balance pick up) untuk memungkinkan mesin pembukuan dengan otomatis menghitung saldo baru. Oleh karena itu formulir rekening didesain dengan menyediakan kolom - kolom saldo lama dan saldo baru untuk memenuhi keperluan posting dengan mesin pembukuan tersebut.

2.1.8.2.   Kode Rekening 
Berikut ini merupakan definisi kode rekening menurut Mulyadi (1993:59). ”Kode adalah suatu kerangka (framework) yang menggunakan angka atau huruf atau kombinasi angka dan huruf untuk memberi tanda terhadap klasifikasi yang sebelumnya telah dibuat”.
Kode ini memudahkan identifikasi dan pembedaan elemen - elemen yang ada di dalam suatu klasifikasi.


0 comments:

Post a Comment