Operasional Koperasi Konvensional dan Syari’ah


 Operasional Koperasi Konvensional
1)            Produk Pinjaman.
Adalah penyediaan uang berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam - meminjam antara koperasi dengan pihak lain yang mewajibkan pihak peminjam untuk melunasi utangnya setelah jangka waktu tertentu disertai dengan pembayaran sejumlah imbalan / bunga. Pada bunga pinjaman ada beberapa jenis bunga pinjaman yang sering digunakan oleh lembaga keuangan dalam menentukan besarnya bunga yang harus di bayar oleh nasabah kepada lembaga keuangan.
a.      Sliding Rate.
Adalah pembebanan bunga terhadap pokok pinjaman akan semakin mengecil atau menurun dari periode ke periode sejalan dengan menurunnya jumlah pokok pinjaman.

b.      Flat Rate.
Adalah pembebanan bunga terhadap pokok pinjaman yang jumlahnya akan selalu tetap selama periode.
2)            Produk Tabungan.
Menurut Taswan bunga tabungan dihitung pada setiap akhir bulan dan langsung dikreditkan ke rekening tabungan. Perhitungan bunga bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut :
a.       Bunga diperhitungkan dengan saldo terendah setiap bulan.
Dengan rumus :
Bunga per bulan = Saldo terendah dalam 1 bulan x tingkat bunga per bulan.
b.      Perhitungan bunga berdasarkan saldo harian.
Dengan rumus :
Bunga = Jumlah hari mengendap x tingkat bunga per tahun x saldo tabungan.
                                    365
c.       Bunga diperhitungkan saldo rata - rata.
Dengan rumus :
Bunga per bulan = Jumlah total saldo x tingkat bunga per bulan.
                                                                        Jumlah mutasi

   Operasional Koperasi Syari’ah
Menurut Iskandar Yusuf dalam seminar seharinya di Lampung menguraikan komponen di dalam perhitungan bagi hasil pada tabungan dengan nasabah dana sebagai berikut :
1.            Sumber dana yang turut dalam perniagaan seperti dana masyarakat (tabungan dan deposito), pinjaman dari lembaga lain dan dana modal sendiri (equity);
2.            Besarnya porsi pendapatan bagi hasil masing - masing sumber dana tersebut tergantung dari jumlah nominal rata - rata dana tersebut yang berperan dalam menghasilkan pendapatan dan besarnya nisbah bagi hasil yang telah ditetapkan.
Sedangkan teknik perhitungan saldo rata - ratanya ada tiga pendekatan yaitu sebagai berikut :
·               Saldo rata - rata dalam satu bulan.
Semua saldo dari mutasi harian dijumlahkan dibagi banyak hari mutasi.
·               Saldo rata - rata median dalam satu bulan.
Menjumlahkan saldo tertinggi dan saldo terendah dalam satu bulan lalu dibagi dua.
·               Saldo rata - rata tertimbang dalam satu bulan.
Menjumlahkan perkalian saldo dana setiap mutasi dengan jumlah hari mengendapnya dibagi dengan banyaknya hari dalam bulan tersebut.


1 comments: