PROGRAM DAN KEGIATAN DINAS KESEHATAN PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2007 - 2013




PROGRAM DAN KEGIATAN RENSTRA DINAS KESEHATAN PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2007-2013




NO
PROGRAM
TOLOK UKUR PRORAM
TARGET KINERJA PROGRAM
KONDISI  Thn  2007
Target  pertahun





2008
2009
2010
2011
2012
2013
1
Program Penerapan Kaidah Good Governance dalam Penyelenggaraan urusan Kesehatan
SDM Kesehatan lebih responsive terhadap kebutuhan masyarakat
Pencapaian kinerja aparatur kesehatan
78%
79%
80%
83%
85%
88%
90%

Pengelolaan urusan,pelayanan, informasi kesehatan menjadi lebih transparan dan mudah diakses melalui internet
Berfungsinya Sistem Informasi  Kesehatan di Puskesmas




40%
50%
60%
70%
80%
90%
100%



Tersedianya  informasi Kesehatan berbasis Website
100%
100%
100%
100%
100%
100%
100%


  Pengelolaan urusan kesehatan semakin efisien dan akuntable
Terlaksananya Operasionalisasi SKPD Urusan Kesehatan
100%
100%
100%
100%
100%
100%
100%



Terlaksananya pengendalian dan evaluasi  pelaksanaan kegiatan / program
100%
100%
100%
100%
100%
100%
100%


Program  kesehatan antisipatif terhadap masa depan
Uji coba efektifitas produk Baru pada daerah uji coba
80%
81%
82%
83%
84%
85%
86%



Tercapainya Cost Recovery Rate ( CRR) 60 % di Puskesmas
12%
34%
46%
57%
69%
80%
96%



Meningkatnya jumlah tenaga kesehatan yang terlatih
20%
30%
35%
40%
45%
50%
55%


Semua peraturan perundangan daerah tentang kesehatan sudah dikaji ulang disempurnakan guna memndukung penyelenggaraanurusan kesehatan
Tingkat Kepatuhan petugas kesehatan terhadap penerapan kebijakan
Belum ada data
Belum ada data
50%
60%
65%
70%
70%


Fungsi regulator Kesehatan ramping dan terpisah dari fungsi operator serta dilengkapi dengan sistem dan prosedur

 kerja yang jelas
Ditetapkannya SISKESDA Prov DKI Jakarta
0%
0%
100%






Penempatan SDM Kesehatan berdasarkan kompetensi.
Terlaksananya Public Health Nurse di Kelurahan
0%
0%
0%
0%
25%
400%
50%



Terwujudnya penempatan SDM Kesehatan berdasarkan kompetensi
20%
25%
30%
32%
35%
38%
40%
2
Program Sinkronisasi Kebijakan Pembniayaan, Kelembagaan dan Regulasi Kesehatan
Ditetapkannya peranan APBD dalam pembiayaan Penyelenggaraan  Urusan Kesehatan secara Keseluruhan
Terlaksananya penyusunan perencanaan anggaran urusan kesehatan
100%
100%
100%
100%
100%
100%
100%



SKPD Jajararan Kesehatan dicover  pada penyusunan dokumen  pembiayaan kesehatan
100%
100%
100%
100%
100%
100%
100%


Ditetapkannya Bentuk Kelembagaan  Penyelenggara Kesehatan  yang efisien Pembiayaannya
Terlaksananya Pengusulan Kelembagaan RSD
( LTD)


1 RSD
2 RSD
2 RSD
1 RSD



Ditetapkannya regulasi terhadap komponen-komponen  strategis  dalam implementasi  sistem Kesehatan
Tersusunnya regulasi terhadap komponen-komponen  strategis dalam implementasi  Sistem Kesehatan
7 Dokumen
5 Dokumen
5 Dokumen
5 Dokumen
5 Dokumen
5 Dokumen
5 Dokumen
3
Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular

Cakupan Immunisasi untuk anak mencapai target nasional
Cakupan UCI   (Universal Child Immunization ) Kelurahan
75%
95%
98%
100%
100%
100%
100%


Menurunnya kasus penyakit menular
Kelurahan mengalami KLB ditangani <24 jam="" o:p="">

100%
100%
100%
100%
100%
100%
100%



 angka keberhasilan pengobatan penderita TB BTA positif              ( Success Rate )
 87.4%
>85%
>85%
>85%
>85%
>85%
>85%



Penemuan kasus TB  (CDR)
75%
80%
85%
90%
95%
95%
95%



Penemuan Kasus kusta anak
10%
9%
8%
7%
6%
<5 o:p="">
<5 o:p="">



Cakupan balita dengan Pneumonia yang ditangani
7,84%
20%
35%
65%
75%
100%
100%


100%
100%
100%
100%
100%
100%
100%



Terlaksananya pelayanan IMS untuk penanggulangan HIV/AIDS di Puskesmas
11%
20%
34%
56%
79%
95%
100%



Terlaksananya pelayanan ARV di RSD Prov DKI Jakarta
100%
100%
100%
100%
100%
100%
100%


Penderita DBD yang ditangani
Incident Rate ( IR)
      378 /100.000
      300/100.000
250/ 100.000
200/ 100.000
150/ 100.000
100/ 100.000
50/ 100.000



Case Fatality Rate (CFR )
0,27%
< 1 %
< 1 %
< 1 %
< 1 %
< 1 %
< 1 %



Terlaksananya review/ penyempurnaan sistem PSN



100%






Pencegahan dan pemberantasan Penyakit Malaria yang diobati
100%
100%
100%
100%
100%
100%
100%



Pencegahan dan pemberantasan penyakit filariasis yang ditangani
100%
100%
100%
100%
100%
100%
100%



Re-new emerging disease (Kasus yang ditemukan ditindak lanjuti)
100%
100%
100%
100%
100%
100%
100%


Fungsi Surveilans epidemiologi dan penanggulangan awal untuk setiap penyakit menular berjalan baik


Respontime investigasi dan tindakan penanggulangan awal  dengan KLB < 24 jam sejak informasi diterima
83%
84%
85%
86%
87%
88%
89%



Kelurahan mengalami KLB yang dilakukan penyelidikan epidemiologi < 24 jam  setelah mendapat informasi
100%
100%
100%
100%
100%
100%
100%



Penemuan Kasus Acute Flacid Paralysis (AFP) Rate ≥ 2 pada 100.000 anak usia < 15 tahun
2\100.000
2/100.000
2/100.000
2/100.000
2/100.000
2/100.000
2/100.000


Informasi tentang KLB dapat dideteksi lebih awal
Penanganganan Re new dan neglated  disease
100%
100%
100%
100%
100%
100%
100%



Ketepatan dan kelengkapan Laporan Surveilance
80%
90%
90%
95%
95%
100%
100%



Konfirmasi penderita DBD di RS berdasarkan  pemeriksanaan serology pada penderita
Tidak ada data
Tidak ada data
60%
61%
62%
63%
64%
4
Program Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi
Menurunnya  angka kematian ibu melahirkan
Cakupan pertolongan persalinan oleh bidan / tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan
84,27 %
85%
87%
90%
93%
95%
97%



Cakupan kunjungan Ibu Hamil (K4)
90,85 %
92%
94%
95%
96%
96%
96%



Cakupan Ibu Hamil  dengan komplikasi  yang ditangani
60%
70%
75%
80%
85%
90%
95%



Cakupan Ibu Nifas
92%
92,5%
93%
93,5%
94%
95%
96%



Cakupan Peserta KB Aktif
85%
86%
87%
88%
89%
90%
90%


Berkurangnya angka kematian bayi
Cakupan kunjungan bayi
83%
85%
88%
90%
93%
95%
97%



Cakupan neonatal dengan komplikasi yang ditangani
Tidak Ada Data
75%
80%
80%
80%
80%
80%


Meningkatnya akses dan cakupan pelayanan  kesehatan ibu, bayi  baru lahir dan Anak ( KIBBLA)
Menurunnya jumlah kematian ibu melahirkan
28
25
22
20
18
16
14
5
Program Peningkatan  Kesehatan Anak Balita
Meningkatnya pemberian ASI Eksklusif, makanan pendamping ASI dan vitamin pada balita
Cakupan pemberian  Makanan Pendamping ASI  pada anak 6 - 24 bulan  keluraga miskin
90%
95%
98%
100%
100%
100%
100%



Cakupan pemberian Vit A pada Balita
95%
96%
98%
100%
100%
100%
100%



Cakupan pelayanan untuk anak balita
Tidak ada data
70%
80%
90%
90%
90%
90%
6
Program Pengembangan Lingkungan Sehat
 Meningkatnya kesadaran  masyarakat tentang  Pola Hidup Bersih dan sehat
Pembinaan Kesehatan Lingkungan Institusi
57%
60%
65%
70%
70%
70%
70%


Meningkatnya jumlah rumah/bangunan yang bebas jentik nyamuk aedes agepty
Angka  bebas Jentik
85%
>95 %
>95 %
>95 %
>95 %
>95 %
>95 %


Meningkatnya industri dan Tempat-tempat Umum yang Sehat
Cakupan  tempat-tempat umum sehat
54%
60%
70%
80%
80%
80%
80%



Cakupan Rumah Tangga Sehat
48%
50%
60%
65%
65%
65%
65%



cakupan pelayanan kesehatan kerja pada pekerja sektor formal
55%
60%
70%
80%
80%
80%
80%


Menurunnya angka penyakit Diare
Penemuan penderita diare di Puskesmas yang ditangani
100%
100%
100%
100%
100%
100%
100%
7
Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarkat

Meningkatnya  kesadaran masyarakat  tentang pola Hidup Bersih dan Sehat
Peningkatan PHBS
9,36 %
40%
50%
60%
65%
67%
70%


Promosi Kesehatan terselenggara disetiap jenjang
Terlaksananya Promosi Kesehatan terselenggara disetiap jenjang
100%
100%
100%
100%
100%
100%
100%


Berfungsinya jejaring  informasi kesehatan  di jajaran kesehatan
Berfungsinya jejaring  informasi kesehatan  di jajaran kesehatan
100%
100%
100%
100%
100%
100%
100%


Pemberdayaan Kesehatan ditingkat RW dalam bentuk RW siaga
Cakupan RW Siaga aktif
32%
33%
35%
40%
45%
50%
55%



Meningkatnya usaha Kesehatan Bersumber Masyarakat ( Posyandu Purnama dan Mandiri)
65%
75%
80%
85%
90%
95%
100%



Penjaringan Kesehatan Siswa SD dan setingkat
50%
55%
60%
65%
70%
75%
80%
8
Program Pencegahan Penyakit Tidak Menular
Meningkatnya prosentase screening resiko kardio vasculer, kanker servix dan kanker payudara

Terkendalinya Faktor Resiko PTM
100%
100%
100%
100%
100%
100%
100%



Teridentifikasinya faktor resiko  penyakit cardio vasculer
100%
100%
100%
100%
100%
100%
100%



Terlaksananya Deteksi dini Kanker Cerviks dan Payudara di Puskesmas
25%
30%
50%
55%
60%
70%
70%
9
Program Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan

Meningkatnya jumlah fasilitas kesehatan yang mendapat sertifikasi dan pengakuan akreditasi
Tersertifikasi SKPD  Fungsi  kesehatan
73%
75%
80%
90%
100%
100%
100%


Meningkatnya Kualitas pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit
Terlaksananya review system  pengendalian mutu dan safety  terhadap pasien yang dirawat di 127 RS
0%
0%
20%
40%
60%
80%
100%



Meningkatnya pemakaian Tempat Tidur ( BOR) di RSUD Prop DKI Jakarta
65,6 %
68%
70%
72%
74%
76%
78%
10
Program Pengawasan Obat dan Makanan
Meningkatnya pengawasan obat dan makanan yang beredar bebas
Jumlah Sarana Farmakmin yang Terdaftar Sesuai dengan Peraturan 
60%
70%
80%
90%
100%
100%
100%



Prosentase Obat Generik Yang digunakan di Puskesmas
95%
95%
96%
96%
97%
97%
98%


 Meningkatnya jumlah tempat Pengelolaan Makanan (TPM)  yang sehat dan aman
Cakupan TPM yang sehat dan aman
48%
50%
55%
60%
65%
70%
75%
11
Program Pengembangan  Obat asli Indonesia
Meningkatnya kualitas pelayanan tenaga kesehatan dan pengawasan obat tradisional
Terlaksananya Binwasdal sarana  Pengobatan  Tradisional
40%
45%
50%
55%
60%
65%
70%
12
Program  Peningkatan  Sarana dan Prasarana  Puskesmas
  Meningkatnya jumlah Puskesmas Kecamatan dengan Rawat Inap
Tersedianya Puskesmas Kecamatan dengan  rawat inap
0
5% (2)
5%
7% (3)
7%
12% (5)
12%


Terpeliharanya sarana dan prasaranaPuskesmas dan Jaringannya.
Sarana prasarana puskesmas dan jaringannya yang dipelihara
100%
100%
100%
100%
100%
100%
100%
13
Program  Peningkatan  Sarana dan Prasarana  Rumah Sakit

Bertambahnya Rumah Sakit Daerah
Terlaksananya penambahan  RSD
0%
0%
0%
2%
60%
100%

14
Program Jaminan Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Meningkatnya akses pelayanan  kesehatan bagi masyarakat khususnya bagi  penduduk miskin dan kurang mampu
Cakupan Pelayanan Kesehatan Dasar keluarga miskin
100%
100%
100%
100%
100%
100%
100%



Terjaminnya pelayanan  kesehatan  bagi masyarakat melalui JAMKESDA
15%
25%
30%
35%
40%
45%
50%



Cakupan Pelayanan Kesehatan Rujukan Pasien Gakin
Belum ada data
70%
75%
80%
85%
90%
90%
15
Program Peningkatan Kemitraan Kesehatan
Meningkatnya kemitraan antara pemerintah dengan pihak swasta dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat
Terlaksananya jejaring kemitraan  Kesehatan
Terlaksananya jejaring kemitraan  Kesehatan
Terlaksananya jejaring kemitraan  Kesehatan
Terlaksananya jejaring kemitraan  Kesehatan
Terlaksananya jejaring kemitraan  Kesehatan
Terlaksananya jejaring kemitraan  Kesehatan
Terlaksananya jejaring kemitraan  Kesehatan
Terlaksananya jejaring kemitraan  Kesehatan


Ditetapkannya kriteria dalam memilih dan menentukan mitra maupun program pelayanan kesehatan






dengan swasta
Ditetapkannya kriteria dalam memilih dan menentukan mitra maupun program pelayanan






kesehatan dengan swasta



100%



16
Program Peningkatan Gizi Masyarakat
Terwujudnya masyarakat yang memiliki Gizi seimbang
Terlaksananya deteksi dini status gizi Balita melalui pemantauan pertumbuhan
72,82 %
75%
78%
80%
82%
85%
85%



Cakupan Balita Gizi buruk mendapat perawatan
100%
100%
100%
100%
100%
100%
100%


Berkurangnya anak dengan gizi kurang / buruk
Cakupan  Balita BGM
1,7 %
1.6%
1.4%
1.2%
1%
0.8%
0.8%
17
Program Kesehatan Jiwa Masyarakat
Meningkatnya Community Base Unit ( CBU)
Jumlah CBU yang terbentuk
0%
0%
12%
24%
36%
48%
60%


Meningkatnya pelayanan gangguan jiwa disarana pelayanan kesehatan umum
Cakupan pelayanan gangguan jiwa di sarana Pelayanan kesehatan umum
6%
7%
8%
9%
14%
15%
16%


Meningkatnya cakupan deteksi  gangguan jiwa oleh masyarakat
Jumlah wadah/forum  dimasyarakat yang melaksanakan upaya kesehatan jiwa
0%
0%
14%
28%
50%
73%
100%
18
Program Peningkatan  Sarana Dan Prasarana Kesehatan
Terpenuhinya Kebutuhan sarana dan Prasarana Kesehatan
Terpenuhinya Kebutuhan sarana dan Prasarana  SKPD Kesehatan


40%
80%
100%





Tersedianya Puskesmas Kelurahan di Kelurahan yang belum mempunyai  Puskesmas

O
O
2 PKL
5 PKL
5 PKL
5 PKL
7 PKL
19
Program Pemberdayaan Komunitas Kesehatan
Berfungsinya Dewan Kesehatan Sebagai mitra penyusunan kebijakan

Terbentuknya Dewan Kesehatan Tk Provinsi
O
0%
0%
100%
100%
100%
100%


Berfungsinya asosiasi usaha kesehatan sebagai mitra penyusunan dan implementasi kebijakan kesehatan
Berfungsinya asosiasi usaha kesehatan
Belum ada data

100%



20
Program Pelaksanaan SPM Lain Urusan Kesehatan
Terpenuhinya standar pelayanan minimal (SPM) lain urusan kesehatan
Implementasi SPM SKPD Fungsi Kesehatan
100%
100%
100%
100%
100%
100%
100%


















21
Program Peningkatan peran serta pengendalian bencana ( kesehatan )

Respon time pelayanan kegawatdaruratan menjadi lebih singkat
Cakupan pelayanan gawat darurat level I di sarana kesehatan (RS) di Kab/Kota
52%
70%
80%
90%
95%
100%
100%
22
Program Peningkatan  kemampuan penanggulangan kesehatan akibat bencana
Meningkatnya kemampuan masyarakat sadar bencana dalam penanggulangan kesehatan akibat bencana

Meningkatnya tenaga awam terlatih gadar
500 Orang
600 Org
900 Org
1200 Org
1500 Org
1750 Org
2000 Org
23
Program Menggalangn seluruh sumber daya daerah dalam kesdaan  bencana

Terlaksananya penggalangan  kesehatan dalam  keadaan bencana
Tersedianya penggalangan kesehatan dalam keadaan bencana
Koordinasi di setiap jenjang Kesehatan
65 SKPD Kesehatan
65 SKPD Kesehatan
65 SKPD Kesehatan
65 SKPD Kesehatan
65 SKPD Kesehatan
65 SKPD Kesehatan



Tersedianya sarana dan prasarana pelayanan  kesehatan kegawatdaruratan
10%
10%
15%
20%
25%
30%
35%




























0 comments:

Post a Comment