Microcutting Adalah

Microcutting merupakan salah satu cara pembiakan vegetatif pada tanaman yang bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan tunas tanaman tersebut. Pada pembiakan yang telah dilakukan dalam praktikum diberi penambahan berbagai macam zat pengatur tumbuh untuk mendukung pertumbuhan tunas pada umbi talas. Keberhasilan pada microcutting ditandai akan tumbuhnya tunas dan akar pada umbi bawang merah yang telah disemai.

Microcutting dilakukan dengan cara memotong umbi bagian atas dan dan menyisakan satu mata tunas pada umbi tadi. Pada praktikum yang telah dilakukan adalah dengan menggunakan umbi bawang merah, umbi bawang merah tersebut dipotong karena untung merangsang pertunas. Setelah memotong tunas tersebut kemudian merendam tunas tadi pada zat pengatur tumbuh dengan berbagai macam konsentrasi, konsentrasi zat pengatur tumbuh tersebut yaitu 0 ppm, 500 ppm, 1000 ppm dan 1500 ppm. Zat pengatur tumbuh yang digunakan dalam praktikum yang dilakukan adalah IAA (Indole Asam Asesat), NAA (Naphtalena Asam Asesat), IBA (Indole Butirat Asetat), dan GA3.

Zat pengatur tumbuh (ZPT) adalah senyawa organik yang bukan nutrisi tanaman yang dalam jumlah kecil atau konsentrasi rendah akan merangsang dan mengadakan modifikasi secara kwalitatif terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

Menurut Tio (2012), auksin merupakan ZPT yang berperanan dalam perpanjangan sel pucuk/tunas tanaman. Selain memacu pemanjangan sel yang menyebabkan pemanjangan batang dan akar, peranan auksin lainnya adalah kombinasi auksin dan giberelin memacu perkembangan jaringan pembuluh dan mendorong pembelahan sel pada kambium pembuluh sehingga mendukung pertumbuhan diameter batang. Auksin mempengaruhi pertambahan panjang batang, pertumbuhan, diferensiasi dan percabangan akar, perkembangan buah, dominansi apikal, fototropisme dan geotropisme. IAA merupakan auksin alami dan IBA, NAA merupakan auksin sintetik. Auksin sintetik relatif lebih aktif juga lebih stabil karena tidak didegradasi oleh enzim dalam tanaman. Giberelin merupakan ZPT yang berperan dalam mendorong perkembangan biji, perkembangan kuncup, pemanjangan batang dan pertumbuhan daun, mendorong pembungaan dan perkembangan buah, mempengaruhi pertumbuhan dan diferensiasi akar. Giberelin dikenal juga dengan nama asam giberelat, mempunyai peranan dalam pembelahan sel dan atau perpanjangan sel tanaman.

Fungsi giberelin pada tumbuhan sebagai berikut: mematahkan dormansi atau hambatan pertumbuhan tanaman sehingga tanaman dapat tumbuh normal (tidak kerdil) dengan cara mempercepat proses pembelahan sel. Meningkatkan pembungaan. Memacu proses perkecambahan biji. Salah satu efek giberelin adalah mendorong terjadinya sintesis enzim dalam biji seperti amilase, protease dan lipase dimana enzim tersebut akan merombak dinding sel endosperm biji dan menghidrolisis pati dan protein yang akan memberikan energi bagi perkembangan embrio diantaranya adalah radikula yang akan mendobrak endosperm, kulit biji atau kulit buah yang membatasi pertumbuhan/perkecambahan biji sehingga biji berkecamba dan berperan pada pemanjangan sel.

Fungsi Sitokinin pada tumbuhan sebagai berikut : Pembelahan sel dan pembesaran sel, Sitokinin memegang peranan penting dalam proses pembelahan dan pembesaran sel, sehingga akan memacu kecepatan pertumbuhan tanaman. Pematahan Dormansi biji. Sitokinin berfungsi untuk mematahkan dormansi (tidak mau berkecambah) pada biji-bijian tanaman. Pembentukkan tunas-tunas baru, turut dipacu dengan penggunaan sitokinin. Penundaan penuaan atau kerusakan pada hasil panenan sehingga lebih awet. Menaikkan tingkat mobilitas unsur-unsur dalam tanaman. Sintesis pembentukkan protein akan meningkat dengan pemberian Sitokinin.

Golongan sitokinin merangsang pertumbuhan akar, auksin (NAA, IBA dan IAA) merangsang pertumbuhan pucuk dan giberelin (GA3) memacu pembelahan sel sehingga pertumbuhan tanaman lebih cepat. Zat pengatur tumbuh yang paling berperan pada pengakaran stek adalah Auksin. Auksin yang biasa dikenal yaitu indole-3-acetic acid (IAA), indolebutyric acid (IBA) dan nepthaleneacetic acid (NAA). IBA dan NAA bersifat lebih efektif dibandingkan IAA yang merupakan auksin alami, sedangkan zat pengatur tumbuh yang paling berperan dalam pembentukan tunas adalah sitokinin yang terdiri atas zeatin, zeatin riboside, kinetin, isopentenyl adenin (ZiP), thidiazurron (TBZ), dan benzyladenine (BA atau BAP). Selain auksin, absisic acid (ABA) juga berperan penting dalam pengakaran stek.

Berdasarkan data hasil rekapan, sebagian besar umbi bawang merah yang ditanam dapat berkecambah atau muncul tunas. Perlakuan pemberian ZPT paling baik ditunjukkan pada perlakuan ZPT NAA. Hal ini ditunjukkan bahwa pada perlakuan tersebut, semua umbi bawang merah yang ditanam pada berbagai konsentrasi mampu muncul tunas dengan tinggi tunas yang bervariasi. Sedangkan konsentrasi yang paling baik adalah pada konsentrasi 500 ppm karena pada konsentrasi tersebut tunas yang muncul lebih tinggi daripada pemberian konsentrasi yang lain. Perlakuan ZPT dengan hasil terbaik ditunjukkan oleh hasil tanaman dapat tumbuh cepat dengan tinggi 0,5 cm pada ulangan 1 dan 1 cm pada ulangan 2.

Berdasarkan data hasil rekapan, perlakuan pemberian ZPT paling rendah pengaruhnya ditunjukkan pada perlakuan ZPT IAA. Hal ini ditunjukkan bahwa pada perlakuan tersebut, sebagian besar umbi bawang merah yang ditanam pada berbagai konsentrasi tidak mampu muncul tunas. Perlakuan ZPT IAA tidak memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan tunas bawang merah, karena disebabkan perlakuan konsentrasi ZPT IAA yang diberikan belum cukup membantu umbi bawang merah dalam pembentukan tunas, selain itu kurangnya perawatan dan penyiraman mungkin menjadi salah satu faktor gagalnya muncul tunas pada umbi bawang merah.

Berdasarkan data hasil rekapan, sebagian besar umbi bawang merah yang ditanam dapat berkecambah atau muncul tunas. Perlakuan pemberian ZPT paling baik ditunjukkan pada perlakuan ZPT NAA. Hal ini ditunjukkan bahwa pada perlakuan tersebut, semua umbi bawang merah yang ditanam pada berbagai konsentrasi mampu muncul tunas dengan tinggi tunas yang bervariasi. Sedangkan konsentrasi yang paling baik adalah pada konsentrasi 500 ppm karena pada konsentrasi tersebut tunas yang muncul lebih tinggi daripada pemberian konsentrasi yang lain. Perlakuan ZPT dengan hasil terbaik ditunjukkan oleh hasil tanaman dapat tumbuh cepat dengan tinggi 0,5 cm pada ulangan 1 dan 1 cm pada ulangan 2. Pemberian ZPT IAA 1000 ppm merupakan hasil yang terbaik dengan tinggi tunas sepanjang 0,7 cm dan muncul 2 tunas. Pemberian ZPT IBA 1000 ppm merupakan hasil yang paling baik untuk pemberian IAA karena tumbuh 3 tunas baru dengan tinggi tunas 0,3 cm. Pemberian IGA yang paling baik adalah pemberian IGA 1000 ppm yang menghasilkan 3 tunas dengan tinggi 0,4 cm.
[baca selengkapnya..]

Tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.)

Tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu komoditas sayuran dataran rendah, berasal dari Syria dan telah dibudidayakan semenjak 5.000 tahun yang lalu. Bawang merah merupakan tanaman semusim yang memiliki umbi yang berlapis, berakar serabut, dengan daun berbentuk silinder berongga. Umbi bawang merah terbentuk dari pangkal daun yang bersatu dan membentuk batang yang berubah bentuk dan fungsi, membesar dan membentuk umbi. Umbi terbentuk dari lapisan-lapisan daun yang membesar dan bersatu. Tanaman ini dapat ditanam di daratan rendah sampai daratan tinggi yang tidak lebih dari 1200 m dpl. Di daratan tinggi umbinya lebih kecil dibanding daratan rendah.

Microcutting merupakan salah satu pembiakan vegetatif pada bawang merah yang bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan tunasnya. Dalam pembiakan ini diberikan penambahan berbagai macam zat pengatur tumbuh untuk mendukung pertumbuhan tunas bawang merah. Keberhasilan microcutting pada bawang merah ditandai dengan munculnya tunas dan akar pada potongan umbi bawang merah yang disemaikan. Zat pengatur tumbuh dibuat agar tanaman memacu pembentukan fitohormon (hormon tumbuhan) yang sudah ada di dalam tanaman atau menggantikan fungsi dan peran hormone bila tanaman kurang dapat memproduksi hormon dengan baik. Hormon mempunyai arti yang sangat penting karena hormone dapat merangsang, membangkitkan atau mendorong timbulnya aktivitas biokimia sehingga fitohormon tanaman dapat didefinisikan sebagai senyawa organik tanaman yang bekerja aktif dalam jumlah sedikit, ditransportasikan ke seluruh bagian tanaman sehingga dapat mempengaruhi pertumbuhan atau proses-proses fisiologi tanaman.

Konsep Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) diawali dari konsep hormon. Hormon tanaman atau fitohormon adalah senyawa-senyawa organik tanaman yang dalam konsentrasi rendah mempengaruhi proses-proses fisiologis. Proses-proses fisiologis terutama mengenai proses pertumbuhan, diferensiasi dan perkembangan tanaman. Proses-proses lain seperti pengenalan tanaman, pembukaan stomata, translokasi dan serapan hara dipengaruhi oleh hormon tanaman.

Praktikum kali ini dilakukan microcutting pada komoditas talas. Dengan menggunakan hormon tambahan berupa IAA, NAA, dan IBA sehingga nantinya dapat diketahui hormon mana yang dapat mendukung pertumbuhan dari stek mikro yang akan dibuat. Manfaat microcutting dalam pertanian adalah memudahkan petani dalam penanaman talas, yaitu mempercepat tumbuhnya talas sehingga proses tumbuhnya cepat, dengan hasil yang maksimal.

1. Tujuan Praktikum

Tujuan praktikum pada Acara Microcutting adalah untuk mempelajari Zat Pengatur Tumbuh terhadap pertumbuhan bahan stek mikro umbi bawang merah.

A. Tinjauan Pustaka

Teknik pembiakan mikro terutama dengan stek merupakan alternatif pemecahan masalah yang paling potensial karena teknik ini memiliki keuntungan, antara lain mampu menghasilkan bibit dalam jumlah besar dalam waktu relatif singkat, bebas dari penyakit sistemik, tidak tergantung pada iklim dan musim, sederhana sehingga mudah dilakukan serta menghemat bahan tanaman terlebih jika ukuran stek semakin kecil. Untuk menerapkan pembibitan dengan stek berukuran kecil terlebih di daerah yang kurang optimal terutama dari segi temperatur, maka dirasa perlu mencari suatu teknologi yang mampu menciptakan kondisi lingkungan seperti yang dikehendaki
(Jasminarni 2007).

Zat pengatur tumbuh dari golongan auksin berperan antara lain dalam pembentukan kalus, morfogenesis akar dan tunas serta embriogenesis. Pemilihan konsentrasi dan jenis auksin ditentukan antara lain oleh tipe pertumbuhan dan perkembangan eksplan yang dikehendaki. Penggunaan auksin dengan daya aktivitas kuat (antara lain 2,4-D, NAA atau dikombinasikan dengan sitokinin dengan konsentrasi rendah) umumnya digunakan untuk induksi kalus embriogenik. Selain itu, jenis dan konsentrasi hormon, jenis asam amino serta rasio auksin dan sitokinin sangat menentukan dalam menginduksi pembentukan kalus (Purnamaningsih 2006)

Proses pemberian hormon harus memperhatikan jumlah dan konsentrasinya agar didapatkan sistim perakaran yang baik dalam waktu relatif singkat. Konsentrasi dan jumlah hormon ini sangat tergant ung pada faktor-faktor sepert umur bahan stek, waktu/lamanya pemberian hormon, cara pemberian hormon, jenis tanaman dan sistim stek yang digunakan. Berdasarkan pengalaman kelompok auksin yang baik untuk perakaran terutama untuk tanaman kehutanan Dipterocarpaceae adalah dari kelompok IBA (Indole Butyric Acid) (Irwanto 2001).

Microcutting merupakan salah satu cara perbanyakan tanaman yang dilakukan berdasarkan kultur in vitro. Pada teknik microcutting, tahapan pembentukan kalus tidak dilalui dan langsung diperoleh tunas sehingga abnormalitas sebagai akibat dari variasi somaklonal jarang ditemukan. Kelemahan teknik microcutting yaitu perbanyakan kurang massal karena laju multiplikasi tidak terlalu tinggi dan pada tanaman tahunan harus melalui kondisi jaringan yang juvenil (Nurhaimi et al 2009).

Penerapan giberelin (GA) dan sitokinin dapat meningkatkan perkecambahan benih di banyak spesies sedangkan asam abcisic (ABA) adalah inhibitor perkecambahan yang kuat. Giberelins biasanya GA3 memiliki spektrum terluas tindakan stimulasi, sitokinin dan terutama auksin menjadi kurang efektif. Secara khusus, GA dan sitokinin sering dapat membalikkan efek penghambatan ABA. Karena mereka pengatur tumbuh secara alami hadir dalam biji, efek aplikasi mereka terhadap perkecambahan telah melahirkan teori keseimbangan hormon dari peraturan dormansi (Michael et al. 2006).

B. Metodologi Praktikum

1. Waktu dan Tempat praktikum

Praktikum dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 17 Oktober 2013 pukul 15.30-17.00 WIB, bertempat di Laboratorium Ekologi Management Produksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret Surakarta

2. Alat dan Bahan

a. Alat

1) Polybag

2) Pisau atau cutter

b. Bahan

1) Polibag

2) Umbi bawang merah (Allium ascalonicum)

3) ZPT (IAA, NAA, IBA, dan GA3)

4) Tanah

5) Pasir

3. Cara Kerja

a. Membuat larutan ZPT dari golongan IAA, NAA, IBA, dan GA3 dengan konsentrasi yang telah ditentukan (0 ppm, 500 ppm, 1000 ppm, 1500 ppm)

b. Memotong umbi bawang merah sekecil mungkin

c. Merendam potongan umbi yang akan ditanam (selama 5 menit) pada ZPT)

d. Menanam stek mikro yang telah direndam

e. Melakukan pemeliharaan dan pengamatan

f. Mengamati proses perkecambahan setiap hari selama seminggu (waktu muncul daun, tinggi tanaman, dan jumlah daun).

4. Pengamatan yang dilakukan

Pengamatan yang dilakukan yaitu proses perkecambahan setiap hari selama seminggu yang meliputi:

a. Waktu muncul daun

b. Tinggi tanaman

c. Jumlah daun
[baca selengkapnya..]

Alpokat (Persea gratissima Gaertn.)

Uraian :
Pohon buah dari Amerika Tengah, tumbuh liar di hutan-hutan, banyak juga ditanam di kebun dan di pekarangan yang lapisan tananhnya gembur dan subur serta tidak tergenang air. Walau dapat berbuah di dataran rendah, tapi hasil akan memuaskan bila ditanam pada ketinggian 200-1.000 m di atas permukaan laut (dpl), pada daerah tropik dari subtropik yang banyak curah hujannya. Pohon kecil, tinggi 3-10 m, berakar tunggang, batang berkayu, bulat, warnanya coklat kotor, banyak bercabang, ranting berambut halus. Daun tunggal, bertangkai yang panjangnya 1,5-5 cm, kotor, letaknya berdesakan di ujung ranting, bentuknya jorong sampai bundar telur memanjang, tebal seperti kulit, ujung dan pangkal runcing, tepi rata kadang-kadang agak rmenggulung ke atas, bertulang rnenyirip, panjang 10-20 cm, lebar 3-10 cm, daun muda warnanya kemerahan dan berambut rapat, daun tua warnanya hijau dan gundul. Bunganya bunga majemuk, berkelamin dua, tersusun dalam malai yang keluar dekat ujung ranting, warnanya kuning kehijauan. Buahnya buah buni, bentuk bola atau bulat telur, panjang 5-20 cm, warnanya hijau atau hijau kekuningan, berbintik-bintik ungu atau ungu sarna sekali berbiji satu, daging buah jika sudah masak lunak, warnanya hijau, kekuningan. Biji bulat seperti bola, diameter 2,5-5 cm, keping biji putih kemerahan. Buah alpokat yang masak daging buahnya lunak, berlemak, biasanya dimakan sebagai es campur atau dibuat juice. minyaknya digunakan antara lain untuk keperluan kosmetik. Perbanyakan dengan biji, cara okulasi dan cara enten.

Nama Lokal :
Apuket, alpuket, jambu wolanda (Sunda), apokat, avokat,; plokat (Jawa). apokat, alpokat, avokat, advokat (Sumatera);

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Sariawan, melembabkan kulit kuring, kencing batu, sakit kepala; Darah tinggi (Hipertensi), nyeri saraf (neuralgia), nyeri lambung,; Saluran napas membengkak (bronchial swellings), sakit gigi,; Kencing manis (diabetes melitus), menstruasi tidak teratur.;

Pemanfaatan :


BAGIAN YANG DIPAKAI: Daging buah, daun, biji.

KEGUNAAN:

Daging buah :

- Sariawan.

- Melembabkan kulit kering.

Daun:

- Kencing batu.

- Darah tinggi, sakit kepala.

- Nyeri syaraf.

- Nyeri lambung.

- Saluran napas membengkak (bronchial swellings).

- Menstruasi tidak teratur.



Biji:

- Sakit gigi.

- Kencing manis.

PEMAKAIAN,.

Untuk minum: 3-6 lembar daun.

Pemakaian Luar: Daging buah secukupnya dilumatkan, dipakai untuk masker. Daun untuk pemakaian setempat, biji digiling halus menjadi serbuk untuk menghilangkan sakit.

CARA PEMAKAIAN:

1. Sariawan:

Sebuah isi alpokat yang sudah masak diberi 2 sendok makan madu

murni, diaduk merata lalu dimakan. Lakukan setiap hari sampai

sembuh.

2. Kencing batu:

4 lembar daun alpokat, 3 buah rimpang teki, 5 tangkai daun randu,

setengah biji pinang, 1 buah pala, 3 jari gula enau, dicuci lalu

direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas.

Setelah dingin disaring lalu diminum. Sehari 3 x 3/4 gelas.

3. Darah tinggi :

3 lembar daun alpokat dicuci bersih lalu diseduh dengan 1 gelas air

panas. Setelah dingin diminum sekaligus.

4. Kulit muka kering:

Buah diambil isinya lalu dilumatkan sampai seperti bubur. Dipakai

untuk masker, dengan cara memoles muka yang kering. Muka

dibasuh dengan air setelah lapisan masker alpokat tersebut

mengering.

5. Sakit gigi berlubang:


Lubang pada gigi dimasukkan bubuk biji alpokat.

6. Bengkak karena Peradangan:

Bubuk dari biji secukupnya ditambah sedikit air sampai menjadi

adonan seperti bubur, balurkan kebagian tubuh yang sakit.
7. Kencing manis:

Biji dipanggang di atas api lalu dipotong kecil-kecil dengan golok,

kemudian digodok dengan air bersih sampai airnya menjadi coklat.

Saring, minum setelah dingin.

8. Teh dan alpokat baik untuk menghilangkan rasa sakit kepala, nyeri

lambung, bengkak pada saluran napas, rasa nyeri syaraf (Neuralgia)

dan datang haid tidak teratur.

Data penelitian:

Daun mempunyai aktivitas antibakteri dan menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus strain A dan B. Staphylococcus albus, Pseudomonas sp., Proteus sp., Escherichea coli dan Bacillus subtilis (E.O. ognulans dan E. Ramstad 1975).

Komposisi :
SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS : Daun: Rasa pahit, kelat. Peluruh kencing. Biji : Anti radang, menghilangkan sakit. KANDUNGAN KIMIA: Buah dan daun mengandung saponin, alkaloida dan flavonoida, Buah juga mengandung tanin dan daun mengandung polifenol, quersetin, gula alkohot persiit.
[baca selengkapnya..]

Adem Ati (Litsea glutinosa (Lour.) C.D. Robins.)

Sinonim :
Litsea chinensis Lamk. Litsea littoralis (L.) Vill.

Familia :
Lauraceae.

Uraian :
Berupa pohon, tinggi dapat mencapai 10 meter. Batang berkayu dan bercabang-cabang. Daun tunggal, bentuk elips, warna hijau, dan berbulu halus. Perbungaan bentuk malai, mahkota bunga berwarna putih kekuningan. Buah bulat, buah muda berwarna hijau, setelah tua berwarna hitam. Akar tunggang warna cokelat muda. Bagian yang digunakan Akar, kulit kayu, dan daun.

Nama Lokal :
NAMA DAERAH: Huru batu, Huru beusai, Huru tangkalak, Madang kapas (Sd); Adem ati, Kapu ketek, Nyampu wingka, Wuru beling (Jw). NAMA ASING: NAMA SIMPLISIA Litseae glutinosae Radix; Akar Adem Ati. Litseae glutinosae Cortex; Kulit kayu Adem Ati. Litseae glictinosae Folium; Daun Adem Ati.


Penyakit Yang Dapat Diobati :
Sifat Khas Manis, pahit, dan mendinginkan. KHASIAT Anti inflamasi, analgesik, dan hemostatik.

Pemanfaatan :

Kegunaan Di Masyarakat

Akar:

1. Mencret.

2. Kencing manis.

3. Radang usus.

4. Radang kulit bernanah (obat luar).



Kulit kayu dan Daun (obat luar):

1. Bisul;

2. Luka berdarah;

3. Obat penenang;

4. Radang kulit bernanah;

5. Radang payudara;



RAMUAN DAN TAKARAN



Kencing Manis



Ramuan:

Akar Adem Ati 5 gram

Daun Salam segar 4 lembar

Air 140 ml



Cara pembuatan:

Dibuat infus.

Cara pemakaian:

Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore, setiap minum 100 ml.

Mencret, Radang Usus

Ramuan:

Akar Adem Ati 6 gram

Rimpang Kunyit segar 6 gram

Ai 110 ml

Cara pembuatan:

Dibuat infus atau diseduh.

Cara pemakaian:

Diminum 1 kali sehari 100 ml.


Lama pengobatan:

Diulang selama 3 hari (Mencret), 14 hari (Radang usus). Bila tidak menunjukkan gejala penyembuhan dianjurkan untuk ke dokter.

Radang Kulit Bernanah, Radang Payudara, Luka, dan Bisul

Ramuan:

Kulit kayu/Daun segar Adem Ati secukupnya

Daun Sambilata secukupnya

Air secukupnya
Cara pembuatan:

Dipipis hingga berbentuk pasta.
Cara pemakaian:

Ratakan pasta pada bagian kulit yang sakit. Sebelum dibaluri dengan pasta tersebut, sebaiknya dibersihkan dengan air hangat dahulu.

Lama pengobatan:

Diperbaharui setiap 3 jam.


Komposisi :
Alkaloid (golongan fenantrena dan aporfina), flavonoida, tanin, polifenol, dan minyak atsiri.

Ajeran (Bidens pilosa L.)

Sinonim :
Bidens sundaica Blume (1826), Bidens leucorrhiza (Lour.) DC. (1836), Bidens pilosa L. var. minor (Blume) Sherff (1925).

Familia :
Asteraceae (Compositae).

Uraian :
Tumbuhan ini termasuk tumbuhan liar dan banyak ditemui di pinggir jalan. Kadang-kadang ditanam di halaman, sebagai tanaman hias. Tumbuhan ini tergolong terna, tinggi dapat mencapai 150 cm. Batang berbentuk segi empat, warna hijau. Daun bertiga-tiga, masing-masing berbentuk bulat telur, pinggir bergerigi. Bunga bertangkai panjang, mahkota bunga berwarna putih dengan putik berwarna kuning. Bagian yang digunakan Seluruh bagian tumbuhan yang berada di atas tanah (herba).


Nama Lokal :
NAMA DAERAH: ajeran, hareuga (Sunda), jaringan, ketul (Jawa). NAMA ASING: Black jack (En). Sornet (Fr). Malaysia: kancing baju, pau-pau pasir, keroten. Papua New Guinea: ivu na mag (Gunantuna, New Britain), rakot (Kurtatchi, Bougainville). Philippines: dadayem (Ibanag), burburtak (Ilocano), pisau-pisau (Bisaya). Thailand: puen noksai, kee nok sai, yaa koncham khaao. Vietnam: d[ow]n bu [oos] t, t [uwr] t [oo] hoang, q [ur]y tr [aa] m th [ar] o. NAMA SIMPLISIA Bidentitis pilosae Herba; Herba Ajeran.


Penyakit Yang Dapat Diobati :
SIFAT KHAS Mendinginkan, rasa pahit, dan melancarkan peredaran darah. KHASIAT Antiinflamasi, antipiretik, dan antiseptik.

Pemanfaatan :


KEGUNAAN

1. Demam.

2. Pencernaan tidak baik.

3. Rematik (nyeri persendian).

4. Selesma.

5.Usus buntu.

6.Wasir.



RAMUAN DAN TAKARAN



Selesma dan Demam

Ramuan:

Herba Ajeran (3 gram)

Babakan Pule (200 mg)

Daun Sembung (3 gram)

Daun Poko (2 gram)

Air (130 ml)



Cara pembuatan:

Dibuat infus atau diseduh.



Cara pemakaian:

Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore, tiap kali minum 100 ml.



Lama pengobatan:

Diulang sampai sembuh.



Usus Buntu

Penyakit usus buntu harus segera ditangani oleh dokter. Bila karena sesuatu hal, dokter belum dapat ditemui, ramuan ini dapat digunakan.



Ramuan:

Herba Ajeran (5 gram)

Air (120 ml)

Cara pembuatan:

Dibuat infus atau pil.


Cara pemakaian:

Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore, tiap kali minum 100 ml, atau 3 kali sehari 9 pil.

Lama pengobatan:

Diulang selama 20 hari.

Komposisi :
Alkaloid poliina, saponin, zat pahit, minyak atsiri, dan zat samak.
[baca selengkapnya..]

Adas (Foeniculum vulgare Mill.)

Sinonim :
= E officinale, All. = Anethum foeniculum, Linn.

Familia :
Apiaccae (Umbelliferae)

Uraian :
Adas merupakan satu dari sernbilan tumbuhan obat yang dianggap berrnukjizat di Anglo-Saxon. Di Indonesia telah dibudidayakan dan kadang sebagai tanarnan bumbu atau tanaman obat. Turnbuhan ini dapat hidup dari dataran rendah sampai ketinggian 1.800 m di atas permukaan laut, namun akan tumbuh lebih baik pada dataran tinggi. Asalnya dari Eropa Selatan dan Asia, dan karena manfaatnya kemudian banyak ditanam di Indonesia, India, Argentina, Eropa, dan Jepang. Terna berumur panjang, tinggi 50 cm - 2 m, tumbuh merumpun. Satu rumpun biasanya terdiri dari 3 - 5 batang. Batang hijau kebiru- biruan, beralur, beruas, berlubang, bila memar baunya wangi. Letak daun berseling, majemuk menyirip ganda dua dengan sirip-sirip yang sempit, bentuk jarum, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, berseludang warna putih, seludang berselaput dengan bagian atasnya berbentuk topi. Perbungaan tersusun sebagai bunga payung majemuk dengan 6 - 40 gagang bunga, panjang ibu gagang bunga 5 - 1 0 em, panj' ang gagang bunga 2 - 5 mm, mahkota berwarna kuning, keluar dari ujung batang. Buah lonjong, berusuk, panjang 6 - 10 mm, lebar 3 - 4 mm, masih muda hijau setelah tua cokelat agak hijau atau cokelat agak kuning sampai sepenuhnya cokelat. Namun, warna buahnya ini berbeda-beda tergantung negara asalnya. Buah masak mempunyai bau khas aromatik, bila dicicipi rasanya relatif seperti kamfer. Adas menghasilkan minyak adas, yang merupakan basil sulingan serbuk buah adas yang masak dan kering. Ada dua macam minyak adas, manis dan pahit. Keduanya, digunakan dalam industri obat-obatan. Adas juga dipakai untuk bumbu, atau digunakan sebagai bahan yang memperbaiki rasa (corrigentia saporis) dan mengharumkan ramuan obat. Biasanya adas digunakan bersama-sama dengan kulit batang pulosari. Daunnya bisa dimakan sebagai sayuran. Perbanyakan dengan biji atau dengan memisahkan anak tanaman.

Nama Lokal :
Hades (Sunda), adas, adas londa, adas landi (Jawa),; Adhas (Madura), adas (Bali), wala wunga (Sumba).; Das pedas (Aceh), adas, adas pedas (melayu).; Adeh, manih (Minangkabau). paapang, paampas (Menado).; Popoas (Alfuru), denggu-denggu (Gorontalo), ; Papaato (Buol), porotomo (Baree). kumpasi (Sangir Talaud).; Adasa, rempasu (Makasar), adase (Bugis).; Hsiao hui (China), phong karee, mellet karee (Thailand),; Jintan Manis (Malaysia). barisaunf, madhurika (Ind./Pak.).; Fennel, commaon fennel, sweet fennel, fenkel, spigel (I).;


Penyakit Yang Dapat Diobati :
Sakit perut (mulas), perut kembung, mual, muntah, ASI sedikit,; Diare, sakit kuning (jaundice), kurang nafsu makan, batuk,; Sesak napas (Asma), nyeri haid, haid tidak tertur, rematik goat,; Susah tidur (insomnia), buah pelir turun (orchidoptosis), kolik,; Usus turun ke lipat paha (hernia inguinalis), batu empedu,; Pembengkakan saluran sperma (epididimis),; Penimbunan cairan dalam kantung buah zakar (hiodrokel testis),; Keracunan tumbuhan obat atau jamur, meningkatkan penglihatan;

Pemanfaatan :


BAGIAN YANG DIGUNAKAN :

Buah masak (Xiaohuixiang, hui-hsiang). Buah yang telah masak dikumpulkan, lalu dijemur sampai kering.


KEGUNAAN:

Buah bermanfaat untuk mengatasi :

- sakit perut (mulas), perut kembung, rasa penuh di lambung, mual,

muntah, diare,

- sakit kuning (jaundice), kurang nafsu makan,

- batuk berdahak, sesak napas (asma),

- haid: nyeri haid, haid tidak teratur,

- air susu ibu (ASI) sedikit,

- putih telur dalam kencing (proteinuria),

- susah tidur (insomnia),

- buah pelir turun (orchidoptosis),

- usus turun ke lipat paha (hernia inguinalis),

- pembengkakan saluran sperma (epididimis),

- penimbunan cairan di dalam kantung buah zakar (hidrokel testis),

- mengurangi rasa sakit akibat batu dan membantu menghancurkannya,

- rematik gout, dan

- keracunan tumbuhan obat atau jamur.



Daun berkhasiat mengatasi :

- batuk,

- perut kembung, koilk,

- rasa haus, dan

- meningkatkan penglihatan.



CARA PEMAKAIAN :

Buah adas sebanyak 3 - 9 g direbus, minum atau buah adas digiling halus, lalu diseduh dengan air mendidih untuk diminum sewaktu hangat. Daun dimakan sebagai sayuran atau direbus, lalu diminum.

Pemakaian luar, buah kering digiling halus lalu digunakan untuk pemakaian lokal pada sariawan, sakit gigi, sakit telinga dan luka.

Minyak adas juga dapat digunakan untuk menggosok tubuh anak yang masuk angin.



CONTOH PEMAKAIAN :

1. Batuk

a. Siapkan serbuk buah adas sebanyak 5 g disedub dengan 1/2

cangkir air mendidih. Setelah dingin disaring, tambahkan 1 sendok

teh madu. Aduk sampai merata, minum sekaligus. Lakukan 2 kali

sehari, sampai sembuh.



b. Siapkan daun saga 1/4 genggam, bunga kembang sepatu 2

kuntum, daun poko 1/5 genggam, bunga tembelekan 10 kuntum,

bawang merah 2 butir, adas 1 sendok teh, pulosari 1 jari, rimpang

jahe 1 jari, gula merah 3 jari, dicuci dan dipotong-potong

seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa

setengahnya. Setelah dingin disaring, lalu diminum. Lakukan 3 kali

sehari, masing-masing 1/2 gelas.



2. Sesak napas

a. Ambil minyak adas sebanyak 10 tetes diseduh dengan 1 sendok

makan air panas. Minum selagi hangat. Lakukan 3 kali sehari,

sampai sembuh.



b. Siapkan adas 1/2 sendok teh, pulosari ¼ jari, rirnpang kencur 2

jari, rirnpang temulawak 1 jari, jintan hitam 114 sendok teh, daun

poncosudo (Jasminum pubescens) 1/4 genggam, gula merah

3 jari, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Baban-bahan tadi

lalu direbus dengan 4 1/2 gelas air bersih sampai tersisa kira-kira

separonya. Setelah dingin disaring, dan siap untuk diminum.

Sehari 3 kali, masing-masing 3/4 gelas.



3. Sariawan

Siapkan adas 3/4 sendok teh, ketumbar 3/4 sendok teh, daun iler

1/5 genggam, daun saga 1/4 genggam, sisik naga 1/5 genggam,

daun sembung 1/4 genggam, pegagan 1/4 genggam, daun kentut

1/6 genggam, pulosari 3/4 jari, rimpang lempuyang wangi 1/2 jari,

rimpang kunyit ½ jari, kayu manis ¾ jari, gula merah 3 jari, dicuci

dan dipotong-potong seperlunya. Bahan-bahan tadi lalu direbus

dengan 4 1/2 gelas air bersih sampai tersisa separonya. Setelah

dingin disaring, siap untuk diminum. Sehari 3 kali, setiap kali cukup

3/4 gelas.



4. Haid tidak teratur

Siapkan daun dan bunga srigading masing-masing.1/5 genggam,

jinten hitam 3/4 sendok teh, adas 1/2 sendok teh, pulosari 1/2 jari,

bunga kesumba keling 2 kuntum, jeruk nipis 2 buah, gula batu

sebesar telur ayam, dicuci lalu dipotong-potong seperlunya.

Bahan-bahan tadi lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai

tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin disaring, minurn 3 kali sehari,

masing-masing 3/4 gelas. Keracunan tumbuhan obat atau jamur

Siapkan serbuk buah adas sebanyak 5 g, lalu seduh dengan

setengah cangkir arak. Minum selagi hangat.

5. Batu empedu

Serbuk buah adas sebanyak 5 g diseduh dengan 1 cangkir air

panas. Min

Komposisi :
SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS Buah : buah masak mengandung bau aromatik, rasa sedikit manis, pedas, hangat, masuk meridian hati, ginjal, limpa, dan lambung. Daun : berbau aromatik Minyak dari buah : minyak adas (fennel oil). KANDUNGAN KIMIA : Adas mengandung minyak asiri (Oleum Foeniculi) 1 - 6%, mengandung 50 - 60% anetol, lebih kurang 20% fenkon, pinen, limonen, dipenten, felandren, metilchavikol, anisaldehid, asam anisat, dan 12% minyak lemak. Kandungan anetol yang menyebabkan adas mengeluarkan aroma yang khas dan berkhasiat karminatif. Akar mengandung bergapten. Akar dan biji mengandung stigmasterin (serposterin). Efek Farmakologis dan Hasil Penelitian : 1. Komponen aktifnya, anisaldehida, meningkatkan khasiat streptomycin untuk pengobatan TBC pada tikus percobaan. 2. Meningkatkan peristaltik saluran cerna dan merangsang pengeluaran kentut (flatus). 3. Menghilangkan dingin dan dahak. 4. Minyak adas yang mengandung anetol, fenkon, chavicol, dan anisaldehid berkhasiat menyejukkan saluran cerna dan bekerja menyerupai perangsang napsu makan. 5. Dari satu penelitian pada manusia dewasa, diternukan bahwa adas mempunyai efek menghancurkan batu ginjal. 6. Pada percobaan binatang, ekstrak dari rebusan daun adas dapat menurunkan tekanan darah. Namun, pengolahan cara lain tidak menunjukkan khasiat ini.
[baca selengkapnya..]

IPA sebagai Dasar Pengembangan Teknologi

1. Pengertian IPA dan Teknologi

a. Pengertian IPA
IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) Menurut H.W. Fowler et- adalah ilmu yang sistematis dan dirumuskan, dimana berhubungan dengan gejala-gejala kebendaan dan didasarkan terutama atas pengamatan dan induksi. Menurut Nokes di dalam bukunya 'Science in Education' menyatakan bahwa IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) ialah pengetahuan teooritis yang diperoleh dengan metode khusus.

Kedua pendapat diatas sebenarnya tidak berbeda. IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) merupakan suatu ilmu teoritis, akan tetapi teori tersebut didasarkan atas pengamatan, percobaan-percobaan pada gejala-gejala alam. Betapapun indahnya suatu teori yang dirumuskan, tidaklah dapat dipertahankan kalau tidak sesuai dengan hasil-hasil pengamatan atau observasi. Fakta-fakta tentang gejala kebendaan atau alam diselidiki dan diuji berulang-ulang melalui percobaan-percobaan (eksperimen), kemudian berdasarkan hasil dari eksperimen itulah dirumuskan keterangan ilmiahnya (teorinya). Teori pun tidak dapat berdiri sendiri, teori selalu di dasari oleh suatu hasil pengamatan.

b. Teknologi

Secara etimologi teknologi berasal dari kata techno dan logos. Techno berarti seni dan logos berarti ilmu. Menurut Rogers (dalam Seels dan Richey, 1994: 12) Teknologi adalah suatu rancangan langkah instrumental untuk memperkecil keraguan mengenai hubungan sebab akibat dalam mencapai hasil yang diharapkan. “Teknologi adalah cabang ilmu pengetahuan yang berkenaan dengan industri bangunan, mesin- mesin dan sebagainya” (Salim). Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia teknologi adalah metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis ilmu pengetahuan terapan. Keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Berdasarkan pemahaman-pemahaman diatas tentang teknologi disimpulkan bahwa teknologi merupakan ilmu pengetahuan yang bertopang pada ilmu-ilmu alam yang mewujudkan ilmu-ilmu seperti perencanaan, konstruksi, pengamanan ,utilitas, dan sebagainya dari semua bangunan teknik sipil maupun militer.

Teknologi meliputi teknik menyusun objek, serta membuat konstruksi alam dan alat, sedangkan IPA mengenai properti (kondisi, kandungan dan sifat objek), interaksi, dan perubahan objek. Konstruksi alam dan alat mengatur bentuk, ukuran ruang, ukuran objek, pergerakan dan interaksi objek. Objek dengan properti dan interaksinya diatur oleh konstruksi atau alat, sehingga menimbulkan peristiwa yang diharapkan oleh perancang teknologi.

2. Peranan IPA dan Teknologi bagi Kehidupan Manusia

a. Materi dan Energi

- Materi

Sasaran Ilmu Pengetahuan Alam adalah alam semesta dengan segala isinya. Ilmu fisika memandang keseluruhannya itu sebagai materi dan energi. yang dimaksud dengan materi atau zat dalam fisika adalah apa saja yang mempunyai massa dan menempati suatu ruangan. Contoh: meja, kursi gunung, awan, udara (walaupun tak tampak). Materi dapat berwujud padat, cair, dan gas.

- Enegi

Energy adalah sesuatu yang dapat memindahkan materi dari suatu tempat ke tempat lain. energy itu berbagai–bagai bentuknya. energi dapat berbentuk panas, gerak, cahaya, tenaga kimia, tenaga atom dan sebagainya. disamping itu atom dapat berubah-ubah bentuk. Energi dalam bentuk panas, misalnya dapat berubah menjadi energi bentuk lain yaitu energy mekanik. perbuhan ini terjadi dengan cara mengubah air menjadi uap. uap panas menekan menggerakkan baling-baling suatu turbin sehingga turbin itu bergerak. gerakan turbin inilah yang digunakan untuk berbagai keperluan. energy mekanik juga dapat berubah menjadi energy lain, misalnya energy listrik: dengan gerakannya energy mekanik memutar dynamo yang akan menghasilkan aliran listrik. Energi listrik pun bisa berubah menjadi energy lain yaitu: cahaya (pada bola lampu), kembali menjadi energy mekanik, dan energy kimia (misalnya pada pembuatan Kaliaum Klorat)

3. Prinsip Pembangkit Listrik

Listrik merupakan keperluan dalam kehidupan sehari-hari yang sangat vital pada zaman yang sekarang ini. Tanpa listrik kita tidak dapat melihat televise, tiada rambu-rambu lalu lintas tidak ada mesin cuci, dan keperluan listrik lainnya. hampir semua alat-alat keperluan rumah tangga pada zaman modern ini memerlukan listrik. berikut ini adalah prinsip-prinsip pembangkit tenaga listrik yang perlu:

a) Pembangkit Listrik Tenaga Air

Dari sebuah danau atau bendungan, air dialirkan melalui suatu terowongan dengan alat pengontrol. terowongan itu dibbuat sedemikian rupa sehingga air dijatuhkan dari ketinggian 100m atau lebih dengan tujuan untuk mengubah energy potensial menjadi energy mekanik sebesar-besarnya. ujung terowongan di tahan oleh suatu turbin air. dengan dorongan air, turbin bisa berputar. perputaran turbin digunakan untuk memutar generator atau mesin pembangkit listrik. kemudian listrik yang dihasilkan oleh generator diubah atau diatur tekanannya oleh suatu benda yang disebut tranformator. dari transformator, listrik dialirkan ke daerah-daerah yang memerlukan listrik. sebelum digunakan di rumah-rumah tangga, biasanya aliran listrik diturunkan tegangannya melalui tranformtor lagi sehingga listrik yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhna rumah tangga. di Indonesia sendiri dipergunakan teganggan 220 volt atau 110 volt. air yang keluar dari turbin masih dapat dimanfaatkan untuk pengairan atau irigasi.

b) Prinsip Pembangkit Listrik tenaga Disel

Prinsip pembengkit listrik tenaga disel sama dengan pembangkit listrik tenaag air, yaitu denga cara menggerakkan generator pembangkit listrik. dalam pembangkit listrik tenaga disel rotor dari generator digerakkan oleh mesin disel.

c) Prinsip Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

Tenaga nuklir pada hakikatnya adalah tenaga yang timbul pada pemecahan inti atom. umumnya yang dipecah itu adalah atom yang mempunyai inti yang berat seperti halnya uranium. Inti atom dipecah dengan cara menembakkan netron hasil peluruhan dari zat radioaktif yang lain. Inti terpecah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dengan mengelurkan tenaga yang besar serta neutron-neutron yang berasal dari inti yang pecah itu. jdi energi nuklir itu berasal dari tenaga yang mengikat inti atom. tenaga yang keluar itu berupa panas. di dalam alat yang bernama reaaktor, panas yang timbul diserap oleh suatu cairan penyerap panas yang kemudian dialirkan ke dalam air sehingga air tersebut mendidih dan menguap. uap air inilah yang dipergunakan untuk menggerakkan turbin uap yang selanjutnya menggerakkan generator listrik.

Berikut pengaruh nuklir bagi kesejahteraan manusia adalah sebagai berikut:

1. Pengaruh radiasi terhadap makluk hidup

Sinar-sinar yang tibul dari suatu zat radioaktif salah satunya adalah sinar gamma yang dapat mengakibatkan:

- kematian

- hambatan pertumbuhan

- perubahan sifat-sifat genetika

2. Teknik nuklir untuk Pemuliaan padi dan tanaman lain

Dengan sinar gamma yang mampu mengadakan mutasi gen dari biji-bijian maka manusia mendapatkan varian yang sangat menguntungkan sehingga dapat memberikan perkembangan pangan yang begitu pesat.

3. Teknik nuklir untuk industry

– industri kayu: mutu kayu dapat ditingkat melalui proses radiasi yang berasal dari nuklir.

– serat-serat testil dari berbagai bahan dapat diubah sifatnya dari yang sukar menyerap air menjadi mudah menyerap air dan menyerap warna melalui proses radiasi

– pengawetan makanan dengan radiasi dapat membunuh kuman-kuman pembusuk.

– teknik nuklir di bidang kesehatan pada umumnya digunakan untuk mengadakan diagnosi dari suatu penyakit dalam.

– teknik nuklir dalam industry radiografi. dengan menggunakan sinar gamma dapat diperolehgambar yang menunjukan keadaan suatu bahan bangunan.

– teknik nuklir dalam hidrologi.



4. Komunikasi

Salah satu kebutuhan manusia adalah berkomunikasi antar sesamanya. untuk itu Ilmu pengetahuan Alam dengan teknologinya telah menyumbangkan pada kita segala bentuk media komunikasi. Perkembangan media komunikasi tersebut antara lain:

– Percetakan

– Telegrafi

– Telepon

– Radio

– Televisi

– Satelit komunikasi

Itulah sebagian peranan IPA dan teknologi dalam keberlangsungan hidup manusia. IPA dan teknologi ini sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan hidup masusia apalagi dalam menjalankan kehidupan manusia sehari-harinya.
[baca selengkapnya..]

Konsep Dari Teori Pembangunan

1. Jelaskan pemikiran-pemikiran yg menjadi dasar konsep dari dasar teori pembangunan alternatif di masa era globalisasi !

Pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah tidak hanya sebatas sarana dan prasarana yang mendasar, melainkan juga sarana yang sifatnya sekunder seperti pusat-pusat hiburan, meskipun pada saat ini sarana-sarana tersebut seakan telah menjadi sarana primer untuk kalangan masyarakat perkotaan dan juga sebagian masyarakat pedesaan. Jadi pada dasarnya pemerintah telah melaksanakan pembangunan yang sifatnya relatif positif karena selalu mengalami kemajuan dari waktu ke waktu, hal ini dapat terlihat jelas apabila kita melihat keadaan ibu kota negara kita pada saat 10 tahun lalu dan kita bandingkan dengan keadaannya sekarang, pastilah berbeda jelas apabila kondisi dari dua waktu tersebut kita bandingkan, sehingga kita dapat menyimpulkan pembangunan yang terjadi di sana sangatlah cepat, dan itu juga diikuti oleh pertumbuhan penduduk di daerah tersebut yang melonjak drastis dari tahun ke tahun.

Dalam kegiatan perekonomian yang sebenarnya pertumbuhan ekonomi berarti perkembangan fisikal produksi barang dan jasa yang berlaku disuatu negara, seperti pertambahan dan jumlah produksi barang industri, perkembangan infrastruktur, pertambahan jumlah sekolah, pertambahan produksi sektor jasa dan pertambahan produksi barang modal. Oleh sebab itu untuk memberikan suatu gambaran kasar mengenai pertumbuhan ekonomi yang dicapai suatu negara, ukuran yang selalu digunakan adalah tingkat pertumbuhan pendapatan nasional riil yang dicapai. Pertumbuhan ekonomi berarti perkembangan kegiatan dalam perekonomian yang menyebabkan barang dan jasa yang diproduksi bertambah dan kemakmuran masyarakat meningkat. Menurut Bjorn Hettne (1990), aliran pemikiran ini agak terkucilkan dan menurutnya sesuai de­ngan semangat penentangan 'bawah-tanah' (underground counterpoint) dalam tradisi pemikiran barat tentang pemba­ngunan. Pemikiran itu muncul sebagai gerakan protes secara berkala menentang teori modernisasi sebagai arus utama (mains-trearn).

2. Jelaskan menurut pendapat anda tentang konsep pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat!

Pemberdayaan masyarakat bukan membuat masyarakat menjadi makin tergantung pada berbagai program pemberian (charity) . Karena, pada dasarnya setiap apa yang dinikmati, harus dihasilkan atas usaha sendiri (yang hasilnya dapat dipertukarkan dengan pihak lain). Dengan demikian, tujuan akhirnya adalah memandirikan masyarakat, memampukan, dan membangun kemampuan untuk memajukan diri ke arah kehidupan yang lebih baik secara kesinambungan.

Dalam rangka pemberdayaan ini, upaya yang amat pokok adalah peningkatan taraf pendidikan, dan derajat kesehatan, serta akses ke dalam sumber-sumber kemajuan ekonomi seperti modal, teknologi, informasi, lapangan kerja, dan pasar. Masukan berupa pemberdayaan ini menyangkut pembangunan prasarana dan sarana dasar baik fisik, seperti irigasi, jalan, listrik, maupun sosial seperti sekolah dan fasilitas pelayanan kesehatan, yang dapat dijangkau oleh masyarakat pada lapisan paling bawah, serta ketersediaan lembaga-lembaga pendanaan, pelatihan, dan pemasaran di perdesaan, di mana terkonsentrasi penduduk yang keberdayaannya amat kurang. Untuk itu, perlu ada program khusus bagi masyarakat yang kurang berdaya, karena program program umum yang berlaku untuk semua, tidak selalu dapat menyentuh lapisan masyarakat ini. Pemberdayaan bukan hanya meliputi penguatan individu anggota masyarakat, tetapi juga pranata-pranatanya. Menanamkan nilai-nilai budaya modern seperti kerja keras, hemat, keterbukaan, dan kebertanggungjawaban adalah bagian pokok dari upaya pemberdayaan ini.

Keberdayaan masyarakat adalah unsur-unsur yang memungkinkan suatu masyarakat bertahan (survive), dan dalam pengertian yang dinamis mengembangkan diri dan mencapai kemajuan. Keberdayaan masyarakat ini menjadi sumber dari apa yang di dalam wawasan politik pada tingkat nasional kita sebut ketahanan nasional.

3. Menurut pendapat anda apa penyebab munculnya masalah-masalah dalam pembangunan di Indonesia dan pendekatan apa yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut , jelaskan !

Masih banyak daerah yang mengalami pembangunan yang cepat seperti Jakarta, misalnya Bandung ataupun Medan . Rata-rata wilayah yang pembangunannya cepat adalah wilayah-wilayah yang menjadi pusat dari berbagai aktifitas, hal ini sangatlah logis mengingat apabila daerah yang menjadi pusat tersebut mengalami pembangunan yang cepat karena pertumbuhan penduduk juga cepat dan banyak sarana dan prasarana yang menjadi faktor-faktor vital dalam berjalannya kegiatan yang terjadi di daerah tersebut. Dari fakta-fakta di atas, dapat kita ketahui bahwa cita-cita bangsa kita yaitu untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia belum sepenuhnya terwujud. Karena pada dasarnya bagaimana cita-cita tersebut dapat terwujud jika sarana dan prasarana yang mendukung tidaklah tersedia secara merata di seluruh daerah di Indonesia.Misalnya cita-cita bangsa kita yang berbunyi “mencerdaskan kehidupan bangsa” tidaklah terwujud apabila tidak ada sekolah-sekolah di daerah yang sifatnya pelosok. Dan juga cita-cita bangsa yang berbunyi “memajukan kesejahteraan umum” akan sulit diwujudkan apabila pembangunan masih berkonsentrasi di daerah perkotaan dan seakan-akan melupakan daerah pelosok yang notabene lebih membutuhkan pembangunan yang lebih.

Pendekatan yang dilakukan adalah : Pertama, upaya itu harus terarah (targetted). Ini yang secara populer disebut pemihakan. Ia ditujukan langsung kepada yang memerlukan, dengan program yang dirancang untuk mengatasi masalahnya dan sesuai kebutuhannya. Kedua, program ini harus langsung mengikutsertakan atau bahkan dilaksanakan oleh masyarakat yang menjadi sasaran. Mengikutsertakan masyarakat yang akan dibantu mempunyai beberapa tujuan, yakni supaya bantuan tersebut efektif karena sesuai dengan kehendak dan kemampuan serta kebutuhan mereka. Selain itu sekaligus meningkatkan keberdayaan (empowering) masyarakat dengan pengalaman dalam merancang, melaksanakan,mengelola, dan mempertanggungjawabkan upaya peningkatan diri dan ekonominya. Ketiga, menggunakan pendekatan kelompok, karena secara sendiri-sendiri masyarakat miskin sulit dapat memecahkan masalah-masalah yang dihadapinya. Juga lingkup bantuan menjadi terlalu luas kalau penanganannya dilakukan secara individu. Karena itu seperti telah disinggung di muka, pendekatan kelompok adalah yang paling efektif, dan dilihat dari penggunaan sumber daya juga lebih efisien. Di samping itu kemitraan usaha antara kelompok tersebut dengan kelompok yang lebih maju harus terus-menerus di bina dan dipelihara secara sating menguntungkan dan memajukan. Selanjutnya untuk kepentingan analisis, pemberdayaan masyarakat harus dapat dilihat baik dengan pendekatan komprehensif rasional maupun inkremental.

4..Dalam bukunya chambers pembangunan desa dimulai dari belakang terdapat 6 prasangka yang menjadi penghambat hubungan pembangunan dengan kemiskinan desa, sebutkan salah satu prasangka tersebut dan jelaskan sesuai realita pembangunan yang anda ketahui!

Ada enam prasangka atau bias yang disebut oleh Chambers sebagai penyebab mengapa kemiskinan di pedesaan menjadi terlupakan: (1) prasangka spasial, (2) prasangka proyek, (3) prasangka kelompok sasaran, (4) prasangka musim kemarau, (5) prasangka diplomatis, dan (6) prasangka profesional. Prasangka-prasangka itu dapat diartikan sebagai metode bagaimana informasi tentang orang miskin itu diperoleh baik para peneliti pedesaan maupun para perencana dan pelaksana pembangunan.



Untuk membantu mereka keluar dari kemiskinannya, sesungguhnya tergantung mereka sendiri. Namun demikian, bagaimana mereka bisa memulainya, tentu peran orang luar sangat diperlukan. Bisa birokrat, relawan, ilmuwan, tenaga profesional, dan lainnya, untuk melakukan prakarsa, karena orang luar tersebut memiliki kekuatan, kemampuan, sumber daya yang lebih dan dapat digunakan untuk memobilisir dalam memberdayakan orang miskin di perdesaan. Orang-orang luar tersebut dapat melakukan sesuatu sesuai dengan forsi dan kemampuannya untuk membantu masyarakat miskin di berbagai wilayah perdesaan.



Ada banyak penyebab terjadinya kemiskinan di masyarakat perdesaan, misalnya dari lemahnya kekuatan ekonomi, hubungan sosial yang renggang, hak atas kekayaan dan kekuasaan tidak merata, kerusakan lingkungan, ketrampilan rendah, pendidikan rendah, penguasaan aset terbatas, bencana alam, perampasan, cuaca buruk, birokratis, distribusi terhambat, kepadatan penduduk, gagal meningkatkan hasil panen, dan lain sebagainya. Kondisi-kondisi demikian membelit masyarakat perdesaan sehingga mereka dalam kondisi kemiskinan, dan sebagian besar sulit keluar dari jeratan kemiskinan, bahkan hidup dalam lingkaran kemiskinan (cycle of poverty). Jika orang tuanya miskin, generasi berikutnya menjadi miskin, karena dengan kemiskinannya itu, anak orang miskin tidak mendapatkan akses pendidikan yang cukup, ketrampilan yang memadai, sehingga kawin di usia dini, tanpa pekerjaan, dan akhirnya berada dalam kubangan kemiskinan.



5..Apa yang dilakukan oleh lulusan antropologi dalam memahami perannya di masyarakat untuk pembangunan dimana telah terjadi pergeseran oleh kaum kapitalis ?

Menguasai pengetahuan tentang paradigma yang khas dalam antropologi sosiokultural yang didalamnya membahas tentang teori, konsep pendekatan, metode penelitian antropologi.

Memahami teori-teori pembangunan secara umum.

Mengikuti dan memahami kebijakan-kebijakan dalam pembangunan dan cara mengimplementasikannya kedalam program dan proyek.
[baca selengkapnya..]

ANTROPOLOGI PEMBANGUNAN DAN EKONOMI


1. Jelaskan pemikiran-pemikiran yang menjadi dasar konsep dari dasar teori pembangunan alternatif di masa era globalisasi !

Untuk membangun model pembangunan alternatif pada masa era globalisasi ini dalam tradisi ber-pikir ilmu ilmu sosial, membutuhkan suatu ketegangan pe-nyusunan konseptual yang secara rutin harus selalu dikritisi sebagai wacana yang terbuka. Dimensi berpikir itu harus dapat dipahami secara lebih baik, lebih bisa diterangkan secara utuh. Dengan demikian teori pembangunan merupa­kan suatu kesatuan tertentu atau kesepahaman bersama yang akhirnya dapat dicapai kesepakatan. Pembangunan tetap me­rupakan bidang kajian ilmu sosial yang menarik dan tak bisa dipisah-pisahkan (indivisible) meskipun juga tidak bisa diper-satukan. Teori pembangunan andaikata mengalami pengkajian, bukanlah merupakan suatu langkah yang surut, tetapi menjadi sebuah wacana yang harus diperbaiki, disempurna-kan karena merupakan proses belajar yang terus-menerus dan teratur.



Banyak pemikir pembangunan, yaitu teori mengenai tahapan pertumbuhan. Dua di antaranya yang penting adalah dari Rostow (1960) dan Chenery-Syrquin (1975). Menurut Rostow, transformasi dari negara yang terkebelakang menjadi negara maju dapat dijelaskan melalui suatu urutan tingkatan atau tahap pembangunan yang dilalui oleh semua negara. Rostow mengemukakan lima tahap yang dilalui oleh suatu negara dalam proses pembangunannya; yaitu tahap , Traditional Society, Preconditions for Growth, The Take Off. The Drive to Maturity, dan The Age of High Mass Consumption.



Menurut teoretisi mashab alternatif pembangunan nasional haruslah merupakan proses yang endogen, yang didalamnya mencakup suatu proses yang memiliki kesamaan tertentu dengan teori modernisasi klasik. Masyarakat dalam teori pembangunan alteratif harus meng-ikuti jalannya pembangunan mereka sendiri yang terdapat dalam kekuatan sejarah masyarakat lokal, ekologi dan kebu-dayaan mereka sendiri. Suatu pandangan yang sedikit ba­nyak menyimpang dari teori pembangunan formal pada ting-kat abstraksi yang tinggi.

Menurut Bjorn Hettne (1990), aliran pemikiran ini agak terkucilkan dan menurutnya sesuai de­ngan semangat penentangan 'bawah-tanah' (underground counterpoint) dalam tradisi pemikiran barat tentang pemba­ngunan. Pemikiran itu muncul sebagai gerakan protes secara berkala menentang teori modernisasi sebagai arus utama (mains-trearn).



2. Jelaskan menurut pendapat anda tentang konsep pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat !



Untuk membahas konsep-konsep pembangunan yang bertumpu pada masyarakat sebagai jembatan antara pembangunan mikro dan makro, maka pada kesempatan ini bahasan pokok yang akan disampaikan adalah tentang pemberdayaan masyarakat. Konsep pemberdayaaan masyarakat mencakup pengertian pembangunan masyarakat (community development) dan pembangunan yang bertumpu pada masyarakat (community-based development).

Pertama-tama perlu terlebih dahulu dipahami arti dan makna keberdayaan dan pemberdayaan masyarakat. Keberdayaan dalam konteks masyarakat adalah kemampuan individu yang bersenyawa dalam masyarakat dan membangun keberdayaan masyarakat yang bersangkutan. Suatu masyarakat yang sebagian besar anggotanya sehat fisik dan mental serta terdidik dan kuat serta inovatif, tentunya memiliki keberdayaan yang tinggi. Namun, selain nilai fisik di atas, ada pula nilai-nilai intrinsik dalam masyarakat yang juga menjadi sumber keberdayaan, seperti nilai kekeluargaan, kegotong-royongan, kejuangan, dan yang khas pada masyarakat kita, kebinekaan.

Keberdayaan masyarakat adalah unsur-unsur yang memungkinkan suatu masyarakat bertahan (survive), dan dalam pengertian yang dinamis mengembangkan diri dan mencapai kemajuan. Keberdayaan masyarakat ini menjadi sumber dari apa yang di dalam wawasan politik pada tingkat nasional kita sebut ketahanan nasional. Memberdayakan masyarakat adalah upaya untuk meningkatkan harkat dan martabat lapisan masyarakat kita yang dalam kondisi sekarang tidak mampu untuk melepaskan diri dari perangkap kemiskinan dan keterbelakangan. Dengan kata lain memberdayakan adalah memampukan dan memandirikan masyarakat. Meskipun pemberdayaan masyarakat bukan semata-mata sebuah konsep ekonomi, dari sudut pandang kita pemberdayaan masyarakat secara implisit mengandung arti menegakkan demokrasi ekonomi. Demokrasi ekonomi secara harafiah berarti kedaulatan rakyat di bidang ekonomi, di mana kegiatan ekonomi yang berlangsung adalah dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Konsep ini menyangkut masalah penguasaan teknologi, pemilikan modal, akses ke pasar dan ke dalam sumber-sumber informasi, serta keterampilan manajemen. Agar demokrasi ekonomi dapat berjalan, maka aspirasi masyarakat yang tertampung harus diterjemahkan menjadi rumusan-rumusan kegiatan yang nyata.

Untuk menerjemahkan rumusan menjadi kegiatan nyata tersebut, negara mempunyai birokrasi. Birokrasi ini harus dapat berjalan efektif, artinya mampu menjabarkan dan melaksanakan rumusan-rumusan kebijaksanaan publik (public policies) dengan baik, untuk mencapai tujuan dan sasaran yang dikehendaki. Dalam paham bangsa Indonesia, masyarakat adalah pelaku utama pembangunan, sedangkan pemerintah (birokrasi) berkewajiban untuk mengarahkan, membimbing, serta menciptakan iklim yang menunjang. Selanjutnya berturut-turut akan dibahas tujuan pembangunan, konsep pemberdayaan masyarakat dalam konteks perkembangan paradigm pembangunan, pendekatan, aspek kelembagaan beserta mekanismenya serta strategi dalam mewujudkannya.



3. Menurut pendapat anda apa penyebab munculnya masalah-masalah dalam pembangunan di Indonesia dan pendekatan apa yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut , jelaskan !



Negara republik Indonesia merupakan Negara yang besar jika dilihat dari segi sejarahnya dan juga jika dilihat dari segi luas wilayahnya. Indonesia yang kini sedang menjadi negara berkembang pastilah ingin menjadi suatu negara maju, namun wacana tersebut tidaklah mudah untuk diwujudkan mengingat hal yang tadi, Indonesia memiliki wilayah yang sangat luas dan di dalamnya terdiri dari beribu-ribu pulau yang satu sama lain terpisah. Namun hal itu bukanlah masalah, karena sejak awal reformasi pembangunan di Indonesia sudah bisa dibilang lebih maju dibandingkan dengan sebelumnya, karena sarana serta prasarana yang mendasar sudah banyak disediakan oleh pemerintah, terutama untuk di daerah perkotaan yang pembangunannya relatif lebih cepat karena mengingat jumlah penduduk serta aktivitas di daerah perkotaan lebih banyak dibandingkan daerah pedesaan atau pelosok. Sarana yang pada saat itu marak dibangun adalah sarana kesehatan, pendidikan, dan juga sarana-sarana lain yang menunjang kehidupan masyarakat pada saat itu.

Dibalik pembangunan yang cepat untuk daerah-daerah perkotaan, ternyata masih banyak daerah lain yang sama sekali tidak mengalami pembangunan bahkan sarana dan prasarana yang sifatnya vital masih sangat sulit untuk dijumpai. Daerah-daerah tersebut kebanyakan letaknya berada di pelosok sehingga pemerintah selalu beralasan sulit untuk menjangkau daerah-daerah tersebut untuk melaksanakan tugas-tugas mereka. Sehingga apabila kita melihat secara keseluruhan pembangunan di negara ini, sebenarnya masihlah sangat lambat dan sifatnya tidak merata, misalnya saja untuk kebutuhan kesehatan di daerah-daerah yang sifatnya kota rumah sakit sangat banyak dan mudah untuk dijangkau, tetapi itu semua berbanding terbalik dengan kehidupan masyarakat yang berada di pelosok, misalnya saja di bagian pedalaman di pulau Kalimantan, sarana kesehatan sangatlah sulit untuk ditemukan ataupun dijangkau, jangankan rumah sakit, untuk menemukan puskesmaspun membutuhkan waktu yang relatif sangat lama, sehingga sering terjadi kasus apabila seseorang tengah sekarat, para sanak saudaranya lebih baik mendiamkannya daripada membawanya ke pusat kesehatan terdekat. Dalam upaya mengatasi tantangan itu diletakkan strategi pemberdayaan masyarakat.

Dasar pandangannya adalah bahwa upaya yang dilakukan harus diarahkan langsung pada akar persoalannya, yaitu meningkatkan kemampuan rakyat. Bagian yang tertinggal dalam masyarakat harus ditingkatkan kemampuannya dengan mengembangkan dan mendinamisasikan potensinya, dengan kata lain, memberdayakannya. Secara praktis upaya yang merupakan pengerahan sumber daya untuk mengembangkan potensi ekonomi rakyat ini akan meningkatkan produktivitas rakyat sehingga baik sumber daya manusia maupun sumber daya alam di sekitar keberadaan rakyat dapat ditingkatkan produktivitasnya. Dengan demikian, rakyat dan lingkungannya mampu secara partisipatif menghasilkan dan menumbuhkan nilai tambah ekonomis. Rakyat miskin atau yang berada pada posisi belum termanfaatkan secara penuh potensinya akan meningkat bukan hanya ekonominya, tetapi juga harkat, martabat, rasa percaya diri, dan harga dirinya. Dengan demikian, dapatlah diartikan bahwa pemberdayaan tidak saja menumbuhkan dan mengembangkan nilai tambah ekonomi, tetapi juga nilai tambah sosial dan nilai tambah budaya. Jadi, partisipasi rakyat meningkatkan emansipasi rakyat Pemberdayaan Masyarakat, Memadukan pertumbuhan dan pemerataan Pemberdayaan masyarakat adalah sebuah konsep pembangunan ekonomi yang merangkum nilai-nilai sosial. Konsep ini mencerminkan paradigma baru pembangunan, yakni yang bersifat "people-centered, participatory, empowering, and sustainable" (Chambers, 1995).

Ada atau tidaknya pertumbuhan ekonomi dalam suatu negara, dapat menggunakan tiga cara pendekatan, yaitu sebagai berikut:
Tingkat penghidupan masyarakat. Artinya apakah terdapat peningkatan konsumsi potensial saat sekarang, dibandingkan dengan tingkat konsumsi di masa lampau.
Sumber-sumber produksi. Apakah dalam negara tersebut ditemukan sumber-sumber produksi baru, serta apakah sumber-sumber yang ada dapat dipertahankan dan dimanfaatkan secara efisien.
Tingkat pendapatan nasional. Apakah pendapatan nasional sekarang lebih meningkat dibandingkan dengan pendapatan nasional masa sebelumnya. Masalah Pertumbuhan Ekonomi. Masalah pertumbuhan ekonomi adalah dengan adanya pertambahan potensi memproduksi kerap kali lebih besar dari pertambahan produksiyang sebenarnya.

4. Dalam bukunya chambers pembangunan desa dimulai dari belakang terdapat 6 prasangka yang menjadi penghambat hubungan pembangunan dengan kemiskinan desa, sebutkan salah satu prasangka tersebut dan jelaskan sesuai realita pembangunan yang anda ketahui !

Dalam buku yang merupakan terjemahan ulang hasil karya Robert Chambers, mengulas habis permasalahan konsep pembangunan yang didominasi oleh kaum professional (kemudian disebutkan dalam buku ini ‘orang luar’) serta gagasan-gagasan luar biasa berupa otokritik terhadap biasnya pengetahuan dalam permasalahan pembangunan. Buku ini mengungkapkan kenyataan bahwa sebagian besar penduduk dunia bermukim di pedesaan, telah menjadikan masalah pembangunan desa sebagai isu hanggat di berbagai Negara Dunia Ketiga, utamanya dalam pembangunan yang selalu berorientasikan pada pengentasan kemiskinan. Menurut Chambers, kemiskinan di daerah pedesaan dan orang miskin di negara-negara yang sedang terbelakang tercecer jauh dari kemajuan-kemajuan lain yang dicapai oleh negara-negara yang sedang berkembang. Pada saat ini ada 800 juta manusia di negara yang sedang berkembang yang terperangkap dalam ‘kemiskinan mutlak’. Kemiskinan mutlak ini, adalah suatu kondisi hidup yang ditandai oleh kurang gizi, tunaaksara, wabah penyakit, lingkungan kumuh, mortalitas bayi yang tinggi, dan harapan hidup yang begitu rendah, seakan-akan tidak pantas untuk martabat manusia. Kondisi hidup seperti ini sama dengan apa yang kami sebut di atas sebagai lingkaran setan kemiskinan. Kalau demikian halnya, pertanyaan selanjutnya adalah mengapa itu terjadi. Chambers dalam bukunya memberikan beberapa alasan. Yaitu, mengapa sampai kemiskinan di daerah pedesaan sampai terlupakan atau ia sebut dengan istilah unperceived. Alasan utama adalah adanya prasangka.

Ke enam prasangka itu adalah : (1) prasangka spasial, (2) prasangka proyek, (3) prasangka kelompok sasaran, (4) prasangka musim kemarau, (5) prasangka diplomatis, dan (6) prasangka profesional. Prasangka-prasangka itu dapat diartikan sebagai metode bagaimana informasi tentang orang miskin itu diperoleh baik para peneliti pedesaan maupun para perencana dan pelaksana pembangunan.


5. Apa yang dilakukan oleh lulusan antropologi dalam memahami perannya di masyarakat untuk pembangunan dimana telah terjadi pergeseran oleh kaum kapitalis ?

Pemuda merupakan penerus perjuangan generasi terdahulu untuk mewujukan cita-cita bangsa. Pemuda menjadi harapan dalam setiap kemajuan di dalam suatu bangsa, Pemuda lah yang dapat merubah pandangan orang terhadap suatu bangsa dan menjadi tumpuan para generasi terdahulu untuk mengembangkan suatu bangsa dengan ide-ide ataupun gagasan yang berilmu, wawasan yang luas, serta berdasarkan kepada nilai-nilai dan norma yang berlaku di dalam masyarakat.

Menguasai pengetahuan tentang paradigma yang khas dalam antropologi sosiokultural yang didalamnya membahas tentang teori, konsep pendekatan, metode penelitian antropologi.

Memahami teori-teori pembangunan secara umum.

Mengikuti dan memahami kebijakan-kebijakan dalam pembangunan dan cara mengimplementasikannya kedalam program dan proyek.
[baca selengkapnya..]

Teknik supervisi Pendidikan

Teknik supervisi Pendidikan adalah alat yang digunakan oleh supervisor untuk mencapai tujuan supervisi itu sendiri yang pada akhir dapat melakukan perbaikan pengajaran yang sesuai dengan situasi dan kondisi. Dalam pelaksanaan supervisi pendidikan, sebagai supervisor harus mengetahui dan memahami serta melaksanakan teknik – teknik dalam supervisi. Berbagai macam teknik dapat digunakan oleh supervisor dalam membantu guru meningkatkan situasi belajar mengajar, baik secara kelompok maupun secara perorangan ataupun dengan cara langsung bertatap muka dan cara tak langsung bertatap muka atau melalui media komunikasi (Sagala 2010 : 210). Adapun teknik – teknik Supervisi adalah sebagai berikut :

 Teknik Supervisi yang bersifat kelompok


Teknik Supervisi yang bersifat kelompok ialah teknik supervisi yang dilaksanakan dalam pembinaan guru secara bersama – sama oleh supervisor dengan sejumlah guru dalam satu kelompok (Sahertian 2008 : 86).

Teknik Supervisi yang bersifat kelompok antara lain : (Sagala 2010 : 210 - 227)

a. Pertemuan Orientasi bagi guru baru.

Pertmuan orientasi adalah pertemuan anatar supervisor dengan supervisee (Terutama guru baru) yang bertujuan menghantar supervisee memasuki suasana kerja yang baru dikutip menurut pendapat Sagala (2010 : 210) dan Sahertian (2008 : 86). Pada pertemuan Orientasi supervisor diharapkan dapat menyampaikan atau menguraikan kepada supervisee hal – hal sebagai berikut (Sahertian 2008 : 86) :
Sistem kerja yang berlaku di sekolah itu.
Proses dan mekanisme administrasi dan organisasi sekolah.
Biasanya diiringi dengan tanya jawab dan penyajian seluruh kegiatan dan situasi sekolah.
Sering juga pertemuan orientasi ini juga diikuti dengan tindak lanjut dalam bentuk diskusi kelompok dan lokakarya.
Ada juga melalui perkunjungan ke tempat – tempat tertentu yang berkaitan atau berhubungan dengan sumber belajar.
Salah satu ciri yang sangat berkesan bagi pembinaan segi sosial dalam orientasi ini adalah makan bersama.
Aspek lain yang membantu terciptanya suasana kerja ialah bahwa guru baru tidak merasa asing tetapi guru baru merasa diterima dalam kelompok guru lain.


b. Rapat guru

Rapat Guru adalah teknik supervisi kelompok melalui rapat guru yang dilakukan untuk membicarakan proses pembelajaan, dan upaya atau cara meningkatkan profesi guru. (Pidarta 2009 : 71). Tujuan teknik supervisi rapat guru yang dikutip menurut pendapat Sagala (2010 : 212) dan Pidarta (2009 : 171) adalah sebagai berikut :
Menyatukan pandangan – pandangan guru tentang masalah – masalah dalam mencapai makna dan tujuan pendidikan.
Memberikan motivasi kepada guru untuk menerima dan melaksanakan tugas – tugasnya dengan baik serta dapat mengembangkan diri dan jabatan mereka secara maksimal.
Menyatukan pendapat tentang metode kerja yang baik guna pencapaian pengajaran yang maksimal.
Membicarakan sesuatu melalui rapat guru yang bertalian dengan proses pembelajaran.
Menyampaikan informasi baru seputar belajar dan pembelajaran, kesulitan – kesulitan mengajar, dan cara mengatasi kesulitan mengajar secara bersama dengan semua guru disekolah.

c. Studi kelompok antar guru


Studi kelompok antara guru adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh sejumlah guru yang memiliki keahlian dibidang studi tertentu, seperti MIPA, Bahasa, IPS dan sebagainya, dan dikontrol oleh supervisor agar kegiatan dimaksud tidak berubah menjadi ngobrol hal – hal yang tidak ada kaitannya dengan materi. Topik yang akan dibahas dalam kegiatan ini telah dirumuskan dan disepakati terlebih dahulu. Tujuan pelaksanaan teknik supervisi ini adalah sebagai berikut :
Meningkatkan kualitas penguasaan materi dan kualitas dalam memberi layanan belajar.
Memberi kemudahan bagi guru – guru untuk mendapatkan bantuan pemechan masalah pada materi pengajaran.
Bertukar pikiran dan berbicara dengan sesama guru pada satu bidang studi atau bidang – bidang studi yang serumpun.

d. Diskusi

Diskusi merupakan salah satu teknik supervisi kelompok yang digunakan supervisor untuk mengembangkan berbagai ketrampilan pada diri para guru dalam mengatasi berbagai masalah atau kesulitan dengan cara melakukan tukar pikiran antara satu dengan yang lain. Melalui teknik ini supervisor dapat membantu para guru untuk saling mengetahui, memahami, atau mendalami suatu permasalahan, sehingga secara bersama – sama akan berusaha mencari alternatif pemecahan masalah tersebut (Sagala 2010 : 213). Tujuan pelaksanaan supervisi diskusi adalah untuk memecahkan masalah – masalah yang dihadapi guru dalam pekerjaannya sehari – hari dan upaya meningkatkan profesi melaluii diskusi.

4

Hal – hal yang harus diperhatikan supervisor sebagai pemimpin diskusi sehingga setiap anggota mau berpartisipasi selama diskusi berlangsung supervisor harus mampu :
Menentukan tema perbincangan yang lebih spesifik ;
Melihat bahwa setiap anggota diskusi senang dengan keadaan dan topik yang dibahas dalam diskusi.
Melihat bahwa masalah yang dibahas dapat dimengerti oleh semua anggota dan dapat memecahkan masalah dalam pengajaran.
Melihat bahwa kelompok merasa diperlukan dan diikutsertakan untuk mencapai hasil bersama.
Mengakui pentingnya peranan setiap anggota yang dipimpinnya.

e. Workshop

Workshop adalah suatu kegiatan belajar kelompok yang terjadi dari sejumlah pendidik yang sedang memecahkan masalah melalui percakapan dan bekerja secara kelompok. Hal – hal yang perlu diperhatikan pada waktu pelaksanaan workshop antara lain :
Masalah yang dibahas bersifat “Life cntred” dan muncul dari guru tersebut,
Selalu menggunakan secara maksimal aktivitas mental dan fisik dalam kegiatan sehingga tercapai perubahan profesi yang lebih tinggi dan lebih baik.


f. Tukar menukar pengalaman Tukar menukar pengalaman “Sharing of Experince” suatu teknik perjumpaan dimana guru menyampaikan pengalaman masing-masing dalam mengajar terhadap topik-topik yang sudah diajarkan, saling memberi dan menerima tanggapan dan saling belajar satu dengan yang lain. Langkah – langkah melakukang sharing antara lain :
Menentukan tujuan yang akan dicapai.
Menentukan pokok masalah yang akan dibahas.
Memberikan kesempatan pada setiap peserta untuk menyumbangkan pendapat pendapat mereka
Merumuskan kesimpulan.
[baca selengkapnya..]

Kualitas Air Minum

1. Kualitas Air
Kualitas Air adalah karakteristik mutu yang dibutuhkan untuk pemanfaatan tertentu dari sumber – sumber air. Dengan adanya standard kualitas air, orang dapat mengukur kualitas dari berbagai macam air. Setiap jenis air dapat diukur konsentrasi kandungan unsur yang tercantum didalam standard kualitas, dengan demikian dapat diketahui syarat kualitasnya, dengan kata lain standard kualitas dapat digunakan sebagai tolak ukur. Standard kualitas air bersih dapat diartikan sebagai ketentuan-ketentuan berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI No.416/MEN.KES/PER/IX/1990 dan standar kualitas air minum No. 492/ MENKES/PER/1V/2010 yang biasanya dituangkan dalam bentuk pernyataan atau angka yang menunjukkan persyaratan–persyaratan yang harus dipenuhi agar air tersebut tidak menimbulkan gangguan kesehatan, penyakit, gangguan teknis, serta gangguan dalam segi estetika.

Peraturan ini dibuat dengan maksud bahwa air minum yang memenuhi syarat kesehatan mempunyai peranan penting dalam rangka pemeliharaan, perlindungan serta mempertinggi derajat kesehatan penduduk. Dengan peraturan ini telah diperoleh landasan hukum dan landasan teknis dalam hal pengawasan kualitas air bersih. Demikian pula halnya dengan air yang digunakan sebagai kebutuhan air bersih sehari-hari, sebaiknya air tersebut tidak berwarna, tidak berasa, tidak berbau, jernih, dan mempunyai suhu yang sesuai dengan standard yang ditetapkan sehingga menimbulkan rasa nyaman.



2. Sumur Dangkal (Freatis)

Air sumur dangkal adalah air tanah sampai kedalaman 15 m. Dinamakan juga air tanah bebas karena lapisan air tersebut tidak berada di dalam tekanan. Profil permukaan air tanah dangkal tergantung dari profil permukaan air tanah dan lapisan tanah sendiri. Pemanfaatan air tanah dangkal untuk memenuhi keperluan rumah tangga akan air bersih dan air untuk industry sudah banyak dilakukan. Di daerah dataran rendah umumnya didapat cukup air tanah dangkal. Bila tidak ada sumber air minum lainnya air tanah dangkal merupakan sumber utama dan sebagian besar dieksploitasi dengan jalan membuat sumur. Sehingga air sumur merupakan sumber air yang penting maka dari itu lingkungan sumur maupun konstruksinya harus diperhatikan ( Surbakti,1989).

Syarat Lokasi atau Jarak
Agar sumur terhindar dari pencemaran maka harus diperhatikan adalah jarak sumur dengan jamban, lubang galian untuk air limbah (cesspool, seepage pit), dan sumber-sumber pengotoran lainnya. Jarak tersebut tergantung pada keadaan serta kemiringan tanah.

1) Lokasi sumur pada daerah yang bebas banjir.

2) Jarak sumur minimal 15 meter dan lebih tinggi dari sumber pencemaran seperti kakus, kandang ternak, tempat sampah, dan sebagainya (Chandra, 2007).

3) Minimal berjarak 10 meter dari setiap kakus/lubang tempat sampah/pembuangan air limbah (Depkes RI, 1990 ).


Dinding Sumur

1) Jarak kedalaman 3 meter dari permukaantanah, dinding sumur gali harus terbuat dari tembok yang kedap air (disemen).Hal tersebut dimaksudkan agar tidak terjadi perembesan air/pencemaran oleh bakteri dengan karakteristik habitat hidup pada jarak tersebut. Selanjutnya pada kedalaman 1,5 meter dinding berikutnya terbuat dari pasangan batu bata tanpa semen, sebagai bidang perembesan dan penguat dinding sumur (Entjang, 2000).

2) Pada kedalaman 3 meter dari permukaan tanah, dinding sumur harus dibuat dari tembok yang tidak tembus air, agar perembesan air permukaan yang telah tercemar tidak terjadi. Kedalaman 3 meter diambil karena bakteri pada umumnya tidak dapat hidup lagi pada kedalaman tersebut. Kira-kira 1,5 meter berikutnya ke bawah, dinding ini tidak dibuat tembok yang tidak disemen, tujuannya lebih untuk mencegah runtuhnya tanah (Azwar, 1996).

3) Dinding sumur bisa dibuat dari batu bata atau batu kali yang disemen. Akan tetapi yang paling bagus adalah pipa beton. Pipa beton untuk sumur gali bertujuan untuk menahan longsornya tanah dan mencegah pengotoran air sumur dari perembesan permukaan tanah. Untuk sumur sehat, idealnya pipa beton dibuat sampai kedalaman 3 meter dari permukaan tanah. Dalam keadaan seperti ini diharapkan permukaan air sudah mencapai di atas dasar dari pipa beton. (Machfoedz 2008).

4) Memiliki dinding (cincin) dari bahan kedap air dengan kedalaman minimal 3 meter dari permukaan tanah (Depkes RI, 1990 ).

5) Kedalaman sumur dibuat sampai mencapai lapisan tanah yang mengandung air cukup banyak walaupun pada musim kemarau (Entjang, 2000).


Bibir Sumur

Untuk keperluan bibir sumur ini terdapat beberapa pendapat menurut beberapa ahli antara lain :

1) Di atas tanah dibuat tembok yang kedap air setinggi minimal 70 cm untuk mencegah pengotoran dari air permukaanserta untuk aspek keselamatan (Entjang, 2000).

2) Dinding parapet merupakan dinding yang membatasi mulut sumur dan harus dibuat setinggi 70-75 cm dari permukaan tanah. Dinding ini merupakan satu kesatuan dengan dinding sumur (Chandra, 2007).

3) Memiliki bibir sumur setinggi minimal 0,8 meter dari permukaan tanah (Depkes RI, 1990 ).






Lantai Sumur

Beberapa pendapat konstruksi lantai sumur antara lain :

1) Lantai sumur dibuat dari tembok yang kedap air ± 1,5 m lebarnya dari dinding sumur. Dibuat agak miring dan ditinggikan20 cm di atas permukaan tanah, bentuknya bulat atau segi empat (Entjang, 2000).

2) Tanah di sekitar tembok sumur atas disemen dan tanahnya dibuat miring dengan tepinya dibuat saluran. Lebar semen di sekeliling sumur kira-kira 1,5 meter, agar air permukaan tidak masuk (Azwar, 1996).

3) Memiliki lantai dari bahan kedap air dengan lebar minimal 1 meter dari tepi bibir (Depkes RI, 1990 ).

4) Memiliki tutup sumur yang rapat (Depkes RI, 1990 ).


Saluran Pembuangan Air Limbah

Saluran Pembuangan Air Limbah dari sekitar sumur menurut Entjang (2000), dibuat dari tembok yang kedap air dan panjangnya sekurang-kurangnya 10 m. Sedangkan pada sumur gali yang dilengkapi pompa, pada dasarnya pembuatannya sama dengan sumur gali tanpa pompa, tapi air sumur diambil dengan mempergunakan pompa. Kelebihan jenis sumur ini adalah kemungkinan untuk terjadinya pengotoran akan lebih sedikit disebabkan kondisi sumur selalu tertutup.

Penentuan persyaratan dari sumur gali didasarkan pada hal-hal sebagai berikut:

1) Kemampuan hidup bakteri patogen selama 3 hari dan perjalanan air dalam tanah 3 meter/hari.

2) Kemampuan bakteri patogen menembus tanah secara vertical sedalam 3 meter.

3) Kemampuan bakteri patogen menembus tanah secara horizontal sejauh 1 meter.

4) Kemungkinan terjadinya kontaminasi pada saat sumur digunakan maupun sedang tidak digunakan.

5) Kemungkinan runtuhnya tanah dinding sumur.
[baca selengkapnya..]

Sumber - Sumber Air

 Sumber - Sumber Air. Dalam memenuhi kebutuhan untuk minum dan kebutuhan lainnya, manusia memanfaatkan sumber – sumber air yang ada di sekitarnya baik itu air alam yang langsung dipakai maupun setelah mengalami proses pengolahan terlebih dahulu. Sumber air yang dapat kita manfaatkan pada dasarnya dapat dibedakan sesuai dengan dimana air tersebut diambil, antara lain sebagai berikut :
Air Hujan

Air hujan merupakan penyubliman awan/uap air menjadi air murni yang ketika turun dan melalui udara akan melalui benda-benda yang terdapat di udara, diantara benda-benda yang terlarut dari udara tersebut adalah: gas O2, CO2, N2, juga zat-zat renik dan debu. Dalam keadaan murni, air hujan sangat bersih, tetapi setelah mencapai permukaan bumi, air hujan tidak murni lagi karena ada pengotoran udara yang disebabkan oleh pengotoran industri/debu dan lain sebagainya. Maka untuk menjadikan air hujan sebagai sumber air minum hendaklah pada waktu menampung air hujan jangan dimulai pada saat hujan mulai turun, karena masih banyak mengandung kotoran (Sutrisno, 2010).
Air Permukaan

Air permukaan adalah air hujan yang mengalir di permukaan bumi. Pada umumnya air permukaan ini akan mendapat pengotoran selama pengaliran. Dibandingkan dengan sumber lain air permukaan merupakan sumber air yang tercemar berat. Keadaan ini terutama berlaku bagi tempat-tempat yang dekat dengan tempat tinggal penduduk. Hampir semua air buangan dan sisa kegiatan manusia dilimpahkan kepada air atau dicuci dengan air, dan pada waktunya akan dibuang ke dalam badan air permukaan. Disamping manusia, flora dan fauna juga turut mengambil bagian dalam mengotori air permukaan, misalnya batang-batang kayu, daun-daun, tinja dan lain-lain.

Jadi, dapat dipahami bahwa air permukaan merupakan badan air yang mudah sekali dicemari terutama oleh kegiatan manusia. Oleh karena itu, mutu air permukaan perlu mendapat perhatian yang seksama kalau air permukaan akan dipakai sebagai bahan bakar air bersih. Yang termasuk ke dalam kelompok air permukaan adalah air yang berasal dari sungai, rawa, parit, bendungan, danau, laut dan sebagainya (Kusnoputanto, 1986).
Air Tanah

Sebagian air hujan yang mencapai permukaan bumi akan menyerap kedalam tanah dan akan menjadi air tanah. Air tanah terbagi atas 3 yaitu (Sutrisno, 2010):

1) Air Tanah Dangkal

Terjadi karena daya proses peresapan air permukaan tanah, lumpur akan tertahan demikian pula dengan sebagian bakteri, sehinggaair tanah akan jernih. Air tanah dangkal akan terdapat pada kedalaman 15 meter. Air tanah ini bisa dimanfaatkan sebagai sumber air minum melalui sumur-sumur dangkal. Dari segi kualitas agak baik sedangkan kuantitasnya kurang cukup dan tergantung pada musim.

2) Air Tanah Dalam

Terdapat pada lapisan rapat air pertama dan kedalaman 100-300 meter. Ditinjau dari segi kualitas pada umumnya lebih baik dari air tanah dangkal, sedangkan kuantitasnya mencukupi tergantung pada keadaan tanah dan sedikit dipengaruhi oleh perubahan musim.

3) Mata Air

Mata air adalah tempat dimana air tanah keluar kepemukaan tanah, keluarnya air tanah tersebut secara alami dan biasanya terletak di lereng- lereng gunung atau sepanjang tepi sungai.


Berdasarkan munculnya ke permukaan, air tanah dapat terbagi atas 2 bagian yaitu :

a) Mata air (graviti spring)yaitu air mengalir dengan gayaberat sendiri. Pada lapisan tanah yang permukaan tanah yang tipis, air tanah tersebut menembus lalu keluar sebagai mata air.

b) Mata air artesis berasal dari lapisan air yang dalam posisi tertekan. Air artesis berusaha untuk menembus lapisan rapat air dan keluar ke permukaan bumi. Ditinjau dari sudut kesehatan, ketiga macam air ini tidaklah selalu memenuhi syarat kesehatan, karena ketiga-tiganya mempunyai kemungkinan untuk tercemar. Embun, air hujan dan atau salju misalnya, yang berasal dari air angkasa, ketika turun ke bumi dapat menyerap abu, gas, ataupun meteri-materi yang berbahaya lainnya. Demikian pula air permukaan, karena dapat terkontaminasi dengan pelbagai zat-zat mineral ataupun kimia yang mungkin membahayakan kesehatan (Azhar, 1990).
[baca selengkapnya..]

Pengertian Air

1. Pengertian Air
Secara kimia, air merupakan perpaduan dua atom H (hidrogen) dan satu atom O (oksigen) dengan formula atau rumus molekul H2O. Di alam, air ditemukan dalam bentuk padat, cair, dan gas. Pada tekanan atmosfir (76 cm-Hg) dan didinginkan sampai 0°C, ai berubah menjadi padat (es). Sebaliknya, air akan berubah menjadi gas (uap), apabila dipanaskan sampai 100°C. dalam keadaan normal (murni), air bersifat netral dan dapat melarutkan berbagai jenis zat. Air akan pecah menjadi unsur H dan O pada suhu 2.500°C (Manik, 2009).

Pada prinsipnya, jumlah air di alam ini tetap dan mengikuti suatu aliran yang dinamakan “Cyclus Hydrologie”. Laut merupakan tempat penampungan air terbesar di bumi. Sinar matahari yang dipancarkan ke bumi memanaskan suhu air di permukaan laut, danau, atau yang terikat pada permukaan tanah. Kenaikan suhu memacu perubahan wujud air dari cair menjadi gas, peristiwa ini dikenal sebagai proses evaporasi (evaporation). Sedangkan air yang terperangkap di permukaan tanaman yang juga berubah wujud menjadi gas dikenal sebagai proses transpirasi (transpiration). Air yang menguap melalui proses evaporasi dan transpirasi selanjutnya naik ke atmosfer membentuk uap air.

Uap di atmosfer selanjunya menjadi dingin dan terkondensasi membentuk awan (clouds). Awan yang terbentuk selanjutnya dibawa oleh angin mengelilingi bumi, sehingga awan terdistribusi ke seuruh penjuru dunia. Ketika awan sudah tidak mampu lagi menampung air, maka awan akan menyebabkan titik-titik air yang jatuh kebumi sebagai hujan. Air hujan ini sebagian mengalir kedalam tanah, jika menjumpai lapisan rapat air, maka perserapan akan berkurang, dan sebagian air akan mengalir diatas lapisan rapat air ini. Jika air ini keluar pada permukaan bumi, umumnya berbentuk sungai-sungai dan jika melalui suatu tempat rendah (cekung) maka air akan berkumpal, membentuk suatu danau atau telaga. Tetapi banyak diantaranya yang mengalir ke laut kembali dan kemudian akan mengikuti siklus hidrologi ini. (Indarto,2010).

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 416/MEN.KES/PER /IX/1990 tentang Syarat-syarat dan Pengawasan Kualitas Air yang disebut sebagai air minum adalah air yang melalui proses pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum. Sedangkan air bersih adalah air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari yang kualitasnya memenuhi syarat kesehatan dan dapat diminum apabila telah dimasak.
[baca selengkapnya..]

Backgrounds School Learning

School learning process is the interaction of teachers and students to learn the material that has been arranged in a curriculum. So that the learning process can be run directly by the well, a teacher must be intelligent and perceptive and plan, organize and design a learning process so that the learning goals achieved.

Development in science and technology today requires every person to transform itself and improve the potential of each. One way that can be done to fix themselves through from the education. Education has an important role, where education has an important role in producing competent human resources.

Model of teaching is one the Model that used in conducting teacher student relationship at the time at study. Therefore, the role model of teaching as a tool for teaching and learning process to create the liveliness of learning process, Current development in Indonesia is directed to improving the quality of human resources. Human resources are of very much needed in the development of a nation, especially in the field of education. In the era of globalization, quality human resources will be the main focus so that a competent nation. Education should always be done. particularly in formal education is one vehicle in building quality human resources. Many efforts have been taken by the government in terms of improving the quality of education in Indonesia such as the provision of school operational funds (BOS), the provision of facilities and infrastructure equipment to support the learning process to be held certification for teachers in order to improve the professionalism of teachers in the education of students in order to improve the quality education. Natural Sciences (IPA) relating to the natural way of finding out about systematically, so that science is not just the acquisition of knowledge in the form of facts, concepts or principles but also a process of discovery. As stated by the vehicle (in Trianto, 2008: 61) that: '' Science is a systematic collection of structured knowledge, and in general use is limited to the phenomena of nature. The development is not only characterized by the presence of a collection of facts, but by the presence of the scientific method and scientific attitude ''.

Physics (one field IPA) is a subject that requires students to understand, understand, and apply it in real life. So far, students tend to take the knowledge presented by the teacher, less bold idea or express their own opinions. This can hamper the ability to think students. Through The process of learning physics students favoring activities in the process of thinking and seek understanding in the object, analyze and construct the knowledge to form new knowledge in the individual. Active student learning will occur if the student is given the motivation and also facilities.



Based on the results of international websites about physics and science achievement of junior high school students who do TIMSS (Trends in International Study physics and science) in 2007, showed that the ability of science students Indonesia ranks 35 out of 49 participating country. The study states that the average score of students of class VIII Indonesia for science lessons is 427 and is under the average score international who achieve a score of 500. The results of this study indicate that the low ability students need to get serious attention from each related the field of education. Based on the results of a questionnaire given to students of SMAN 1 Salak many students assume that physics is a difficult subject to understand because too many formulas, the boring and uninteresting, of 32, 24 of them said that physics is difficult and the rest like it. This is similar to the results of interviews conducted by researchers at teacher Susi (high school physics teacher 1 Salak). He said that the high school students 'learning outcomes in SMA 1 Salak there are problems that daily test results of students' physics is still far from the expected, average daily value is still below the KKM (60).

The cause of the low value of student learning outcomes in science learning (Physics) in school SMAN 1Salak include strategies used by teachers in the learning process less varied. In lessons, teachers still use the conventional method where students just listen and note what is presented by the teacher after which they were given the task individually to solve the problems, as a result of students feel bored and less interested in these subjects, besides the ability cooperation students less and tend to be individual. When it is given continued, feared learning objectives cannot be achieved national,

One of the ways to overcome this problem is to learning that involves students actively as well as train the good cooperation between them, using cooperative learning. In one study, researchers randomly assigned thirty- three English and literature teachers to three training group . teachers in group 1 were tough how to fine-tune their whole –class teaching skills. Those in group 2 were tough how to use slavin’s Student Teams Achievement. Divisions (STAD) (Explain later) and those in group 3 were tough sharan’s Group Investigation (GI) approach to cooperative learning. The investigators collected massive amounts of information before, during and after the experiment, from including data test achievement, classroom observation and cooperative behavior of students. (Arends, 2007).
[baca selengkapnya..]

Pembangunan Ekonomi

Pembangunan ekonomi adalah suatu usaha untuk mensejahteraan rakyat atau taraf hidup bangsa yang diukur dengan rendah atau tingginya pendapatan perkapita.

Tujuan pembangunan ekonomi

Tujuan pembangunan ekonomi dibagi menjadi dua yaitu tujuan pembangunan ekonomi jangka pendek dan tujuan pembangunan

ekonomi jangka panjang. Penjelasannya sebagai berikut

1. Tujuan pembangunan jangka pendek adalah meningkatkan kesejahteraan, kecerdasan, dan taraf hidup masyarakat. Bisa juga mengentaskan kemiskinan, mengurangi pengangguran, dan mengurangi inflasi mata uang.

2. Tujuan pembangunan jangka panjang adalah mewujudkan masyarakat yang makmur dan adil yang merata secara meterial dan spiritual berdasarkan dengan nilai-nilai pancasila

1.2 Faktor-faktor yang mempengaruhi pembangunan ekonomi

Faktor- faktor yang mempengaruhi pembanguanan ekonomi ada 6 :

a) Sumber Daya Manusia (SDM)

SDM merupakan faktor kunci dalam prosesnya pembanguanan, baik tidaknya perncanaan dan pengorganisasian, proses pengorganisasian tergantung kepada kualitas manusia sebagai objek dan subjeknya.

b) Sumber Daya Alam (SDA)

Sumber daya alam, yang meliputi tanah dan kekayaan alam seperti kesuburan tanah, keadaan iklim/cuaca, hasil hutan, tambang, dan hasil laut, sangat mempengaruhi pembanguanan suatu negara, terutama dalam hal penyediaan bahan baku produksi.

c) ilmu Pengetahuan Dan Teknologi (IPTEK)

Ilmu pengetahuan dan teknolgi meripakaan alat bagi sumber manusia untuk mengolah sumber daya alam secara produktif.

d) Sosial budaya

Nilai - nilai sosial budaya sangat berpengaruh terhadap proses pembanguanan. nilai - niai tersebut dapat menjadi faktor pendorong dan dapat pula menjadi faktor penghambat.

e) Keadaan Politik

Sistem keadaan politik suatu negara berpengaruh terhadap keberlangsungan proses pembanguanan.

f) Sistem Pemerintah

Pemerintahan dengan sistem sosialis dan liberalis kedua-duanya akan memberikan warna yang berbeda terhadap proses pembanguanan.

1.3 Faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan dalam pembangunan ekonomi

a. Keberhasilan :
a. pertumbuhan ekonomi yang tinggi.
b. swasembada pangan.
c. menekankan angka kelahiran yang sangat tinggi.
d. transmigrasi.
e. menekankan laju inflasi.
f. peningkatan ekspor non migas.

b. kegagalan:
a. krisis melanda di tahun 1997.

b. keberhasilan reformasi:
c. kebebasan pers.
d. kehidupan politik lebih demokratis dan dinamis
e. kegagalan terbesar dalam pembangunan indonesia
f. KKN

1.1 Pengertian pembangunan ekonomi

Pembangunan ekonomi adalah suatu usaha untuk mensejahteraan rakyat atau taraf hidup bangsa yang diukur dengan rendah atau tingginya pendapatan perkapita. Adanya pembangunan ekonomi ini pertumbuhan ekonomi masyarakat akan meningkat.suatu proses kenaikan jumlah produksi perekonomian yang ditandai dengan adanya pendapatan nasional yang melonjak. Suatu negara dikatakan naik pertumbuhan ekonominya jika GNP mengalami peningkatan secara riil. Indikasi dari keberhasilan dalam pembangunan ekonomi adalah adanya pertumbuhan ekonomi.

1.4 Tujuan pembangunan ekonomi

Tujuan pembangunan ekonomi dibagi menjadi dua yaitu tujuan pembangunan ekonomi jangka pendek dan tujuan pembangunan

ekonomi jangka panjang. Penjelasannya sebagai berikut

3. Tujuan pembangunan jangka pendek adalah meningkatkan kesejahteraan, kecerdasan, dan taraf hidup masyarakat. Bisa juga mengentaskan kemiskinan, mengurangi pengangguran, dan mengurangi inflasi mata uang.

4. Tujuan pembangunan jangka panjang adalah mewujudkan masyarakat yang makmur dan adil yang merata secara meterial dan spiritual berdasarkan dengan nilai-nilai pancasila

1.5 Faktor-faktor yang mempengaruhi pembangunan ekonomi

Faktor- faktor yang mempengaruhi pembanguanan ekonomi ada 6 :

g) Sumber Daya Manusia (SDM)

SDM merupakan faktor kunci dalam prosesnya pembanguanan, baik tidaknya perncanaan dan pengorganisasian, proses pengorganisasian tergantung kepada kualitas manusia sebagai objek dan subjeknya.

h) Sumber Daya Alam (SDA)

Sumber daya alam, yang meliputi tanah dan kekayaan alam seperti kesuburan tanah, keadaan iklim/cuaca, hasil hutan, tambang, dan hasil laut, sangat mempengaruhi pembanguanan suatu negara, terutama dalam hal penyediaan bahan baku produksi.

i) ilmu Pengetahuan Dan Teknologi (IPTEK)

Ilmu pengetahuan dan teknolgi meripakaan alat bagi sumber manusia untuk mengolah sumber daya alam secara produktif.

j) Sosial budaya

Nilai - nilai sosial budaya sangat berpengaruh terhadap proses pembanguanan. nilai - niai tersebut dapat menjadi faktor pendorong dan dapat pula menjadi faktor penghambat.

k) Keadaan Politik

Sistem keadaan politik suatu negara berpengaruh terhadap keberlangsungan proses pembanguanan.

l) Sistem Pemerintah

Pemerintahan dengan sistem sosialis dan liberalis kedua-duanya akan memberikan warna yang berbeda terhadap proses pembanguanan.
[baca selengkapnya..]

Peluang Jadi Photograper


Peluang kerja jadi photografer di tahun 2015 ini masih terus terbuka lebar karena kita bisa lihat semakin majunya sebuah jaman selalu di iringi dengan kemajuan dalam dunia photo yang mana setiap orang saat ini hampir tidak ada satupun yang mau melepas moment tanpa sebuah photret alias selalu ingin berphoto.

Kita tahu bahwa sekarang ini sudah banyak sekali camera harganya yang murah, setiap handphone yang sudah dilengkapi dengan kamera, tentu setiap orang sudah pasti memiliki alat kamera kan? setiap orang bisa berphoto sesuka hatinya ? itu adalah realitanya, nah kalau seperti itu ceritanya, kenapa dikatakan peluang photografer itu masih besar ?

Peluang jadi seorang photografer itu besar karena dengan kemajuan teknologi maka seorang photografer bisa menjual photo yang dia potret jika hasilnya bagus, itulah salah satu contohny, lalu peluang yang lain adalah ketika orang melakukan pemotretan pra wedding, tentu ini tidak bisa mereka lakukan sendirian, harus ada campur tangan orang lain untuk memotret yang bagus, tentu disini dibutuhkan seorang photografer.

Peluang yang lain yang bisa dilakukan oleh seorang photografer adalah menjadi seorang perancang iklan baik melalui photo dan juga melalui Video dengan menggunakan kamera, ini peluangnya masih besar apalagi dijaman internet sekarang ini, karena nantinya akan menjadi terjadi sebuah kegiatan usaha yang go online, disitulah dibutuhkan sebuah tampilan gambar yang menarik sehingga para konsumen bisa tertarik untuk membeli sebuah produk yan ditarkan.


 Seorang photografer juga bisa menjadi orang yang akan akan menemani para travelling yang akan diabadika photo-photonya, ini juga masih bisa peluang asalkan kita pintar melakukan yang namanya promosi diri sendiri.

 Saat ini apapun yang ada ditanganmu, apapun yang menjadi skill ( keahlian ) kita maka itu bisa menghidupi kita, asalkan kita mau bersungguh -sungguh untuk menekuninya dan cerdas dalam hal promosi tentu kita akan punya banyak peluang dalam mengumpulkan pundi -pundi uang.

[baca selengkapnya..]