Cara Memulai Usaha di Tahun 2015

Cara memulai usaha baru di awal tahun 2015 ini tentu akan menjadi satu harapan baru buat setiap orang yang menginkan sebuah perubahan yaitu untuk berpindah kuadran dari seorang employment menjadi seorang self employment, terlebih di jaman yang serba semuanya harga -harga naik baik itu bbm dan juga harga sembako dan bukan hanya itu saja sebenarnya dampaknya pada seluruh kebutuhan kita semuanya mengalami kenaikan akan tetapi hasil yang kita dapatkan tidak sesuai dengan peningkatan harga jual barang kebutuhan kita setiap hari, maka dari itulah perlu memikirkan satu terobosan baru untuk mencari uang tambahan lain atau kita beralih profesi ke bidang yang lebih menjanjikan.


Dalam hal memulai sebuah usaha baru tentu ini bukan sesuatu hal yang mudah karena kita  harus siap secara mental dan juga materi, karena menjadi seorang pemilik usaha tentu sudah punya cara pikir yang berbeda degnan cara pikir seorang karyawan, tanggung jawab tentu akan semakin besar karena semuanya harus kita kendalikan sendiri mulai dari manajement sampai pada pelaksanaannya demi mencapai target atau hasil yang kita harapkan.

Ketika orang sudah lama menjadi seorang karywan yang menduduki level karir yang masih tingkat rendah maka persoalan mental dan materi tentu akan menjadi satu problem besar buat mereka karena apa? karena orang yang hanya menjadi seoarang karyawan biasa yang tidak biasa memegang sebuah tanggung jawab besar maka dia tentu akan bekerja sesuai dengan arahan oleh pimpinannya tanpa pernah dia disuruh memikirkan planning planning ke depannya, maka tidak mengherankan kalau banyak orang selama hidupnya hanya menjadi seoarang karyawan biasa saja dan tidak berani menjadi seorang pemilik usaha.

Tahun 2015 akan segera hadir dan kita akan memasuki awal tahun yang baru dan kata orang banyak ketika menjelang tahun baru banyak orang yang punya planning atau istilah krennya "resolusi baru" ini yang akan banyak orang lakukan, namun ketika akhir tahun kembali tiba maka masih banyak dari kita yang punya resolusi belum melakukan apa yang dia resolusi kan di tahun sebelumnya ibarat kata kita hanya seorang tukang mimpi yang tidak ada tindak lanjutnya ( action).

Secara pribadi pemilik blog ini memiliki sebuah rencana baru menuju tahun 2015 dimana sang pemilik ingin memiliki sebuah usaha baru di bidang komputer dan di bulan desember ini sudah hampir rampung 60 % apa yang menjadi planning di tahun baru 2015 nanti. kita tahu bahwa tahun depan adalah tahun yang selalu menjadi tantangan baru, tentu persaingan akan semakin ketat namun kita menyadari bahwa semua bidang apapun itu akan selalu punya persaingan kita lihat saja menjadi seorang karyawan biasa saja kita di perusahaan sudah harus bersiang dengan para pelamar kerja yang lain karena mamang saat ini jumlah orang yang mencari kerja itu udah mencapai jutaan orang.

Namun saat ini kita dituntut menjadi orang yang kreatif, jika kita ingin terus eksis dalam dunia kerja kita tidak boleh lepas dari kata harus selalu belajar menjadikan diri menjadi seseoarang yang memiliki skill.

[baca selengkapnya..]

Making It Happen in Educational Technology

Bill Wiersma Receives National Recognition Award for ‘Making It Happen in Educational Technology’

March 20– Detroit, MI – Bill Wiersma, Special Interest Group Liaison for the Michigan Association for Computer Users in Learning (MACUL) was honored with the coveted Making It Happen award for his contributions to the successful integration of technology in education in K−12 schools.

While attending the 33rd Annual Michigan Association for Computer Users in Learning (MACUL) conference in Detroit, Wiersma was honored by MACUL, for his dedication to education and successful integration of technology in the classroom. The Making It Happen program has made a commitment to work with U.S. state and national organizations and conferences to identify individuals who are truly Making It Happen within their respective state or region and to recognize them publicly.

During the award ceremony, Bill Wiersma was described by Ric Wiltse, MACUL Executive Director, as a tireless champion for the use of media and technology to improve student learning. “Bill’s service to MACUL and the Michigan educational community is outstanding,” Wiltse stated.

Successful integration of educational technology requires a common passion, initiative and pledge that can best be summarized by the Making It Happen Formula of Success.

The eight components of the Formula of Success are:

1. Educators [those in the field of education] who apply available technology now

2. Move forward and don’t look back

3. See students as real people

4. Teach through relationships - inspire, encourage, nurture 5. Recognize that further change is necessary, but understand that it is a process 6. Realize that teacher empowerment is the key element to technology integration 7. Expect success 8. Motivate through awareness and access to information

Wiersma joins a prestigious group of Making It Happen honorees, including classroom teachers, school principals, district superintendents, legislators, governors, and even former Secretary of Education, Richard Riley.

About Making It Happen

Founded in 1995, the Making It Happen program highlights the dramatic role educators are having on the learning process by using technology and rewards those individuals for their commitment and innovation. To date, more than 260 individuals have been awarded this recognition. The impact of this program has been felt at numerous conferences around the country. The focus of the Making It Happen program is on current practitioners, highlighting their significant contribution and encouraging them to continue their work. Making It Happen recipients are in the classroom, making it happen for learners everyday.

About MACUL

The Michigan Association for Computer Users in Learning (MACUL) is a 501 (c) (3) non-profit organization established in 1975 dedicated to bringing educators from all levels together to facilitate the sharing of best practices of technology to enhance teaching and learning. Its 3,000+ members come from Michigan, neighboring Midwest states and Canada. MACUL is an organizational affiliate of the International Society for Technology in Education (ISTE). Find out more about MACUL at: www.macul.org or call 517.694.9756.

About ISTE

The International Society for Technology in Education (ISTE) is the trusted source for professional development, knowledge generation, advocacy, and leadership for innovation. A nonprofit membership organization, ISTE provides leadership and service to improve teaching, learning, and school leadership by advancing the effective use of technology in PK-12 and teacher education. Home of the National Educational Technology Standards (NETS), the Center for Applied Research in Educational Technology (CARET), and the National Educational Computing Conference (NECC), ISTE represents more than 85,000 professionals worldwide. We support our members with information, networking opportunities, and guidance as they face the challenge of transforming education.

Visit www.iste.org or call (800) 336-5191 to learn more about ISTE and its new initiatives -- including the next generation of NETS for Students, Teachers, and Administrators.

ISTE® is the registered trademark of International Society for Technology in Education.


About MACUL

The Michigan Association for Computer Users in Learning (MACUL) is a 501 (c) (3) non-profit organization established in 1975 dedicated to support the use of technology to enhance teaching and learning. Its 4,000+ members come from Michigan, neighboring midwest states and Canada. MACUL is an organizational affiliate of the International Society for Technology in Education (ISTE). Find MACUL on the World Wide Web at: www.macul.org
[baca selengkapnya..]

Buka usaha modal Pinjaman

Buka usaha modal pinjaman adalah menjadi satu solusi untuk bisa memulai usaha nyata, walau kita tahu ini memang tak mudah untuk mendapatkannya karena memang mendapatkan modal pinjaman itu bukanlah mudah apalagi di jaman saat ini yang mana ekonomi yang semakin sulit dan kalau pun mungkin ada yang memijamkan uangnya tentu memberikan bunga yang besar.

Ketika kita cerita tentang buka usaha tadi makanya pasti tidak lepas dari yang namanya modal usaha tadi, jadi banyak hal atau faktor yang membuat orang tidak berani buka usaha selain karena selain faktor modal yang tidak mereka punya, juga banyak orang berhenti membuka sebuah usaha karena tidak berani gagal atau dengan kata lain tidak berani ambil resiko dan ini jelas akan membuat banyak orang mengurungkan niatnya buka usaha.

Cerita buka usaha ini menjadi satu pengalaman baru bagi kehidupan saya dimana saat ini dalam hati berniat sekali untuk memiliki sebuah usaha warnet tapi jujur yang jadi persoalan yang saya alami adalah kami tidak memiliki modal sama sekali kerena usaha ini mau didirikan oleh tiga orang yang dua orang masih pengangguran dan satu masih dalam posisi kerja, jadi kalau kami dua jujur saja mikiran makan aja susah tapi bermimpi untuk memiliki sebuah usaha ini adalah satu tantangan yang tidak mudah bagi kami, tapi dalam hati yakin bahwa ini harus terwujud.

Dari hasil diskusi bersama dengan para teman yang ingin join buka usaha kita ambil keputusan untuk meminjamkan modal walau dengan harus berbayar bunganya dan ini yang nantinya yang akan membakar sermangat kita untuk mengupayakan agar bisa menutupinya tiap bulan ketika masa tagihan kepada memilik uang.
[baca selengkapnya..]

Apa itu Ekonomi ?

Ekonomi adalah cara manusia memenuhi kebutuhannya.


Mengenai pemenuhan kebutuhan ……… Kebutuhan yang mana dan dari masyarakat mana?


Bagi orang-orang tertentu kebutuhannya tidak terbatas, sehingga walaupun mereka sudah kaya raya dan menguasai hidup orang banyak mereka masih mau terus memperkaya diri dan memperkuat kedudukannya, sudah ada uang, kekuasaan mungkin saja kebutuhan mereka lainnya adalah mereka harus melihat orang lain menderita baru kebutuhannya terpenuhi. Sebab bukan tidak mungkin pandangan hidup yang mereka anut menilai diri sekelompok orang begitu tinggi sehingga boleh saja bertindak apa saja terhadap golongan yang dianggap bawahannya.


3 Sebaliknya ada sekelompok manusia yang kebutuhannya cuma makan, minum serta seksual, mereka belum mampu berpikir mengenai hal-hal lain diluar makan, minum dan seks. Apabila kebutuhan itu sudah mereka peroleh, mereka sudah puas dan tidak berusaha mencari hal-hal lain.



Pengelompokan diatas hanya merupakan beberapa contoh saja dan dari contoh tadi ternyata bidang ekonomi merupakan persoalan pilihan, dimana setiap bangsa dan negara mempunyai pilihannya sendiri-sendiri sesuai dengan jiwa dan falsafah mereka.


Proses ekonomi disini tidak digerakkan dari satu pusat kekuasaan, melainkan diserahkan kepada mekanisme dalam proses ekonomi itu sendiri, seperti penawaran dan permintaan. Disini hukum dipandang sebagai sesuatu yang esensial bagi penciptaan dan pembinaan psar-pasar.



Sifat Esensial dari hukum disini disebabkan oleh karena ia mampu memberikan prediktabilitas kepada para pelaku ekonomi dan atau dengan perkataan lain pula memberikan kepastian hukum dalam rangka mereka menjalankan usahanya melalui lembaga-lembaga, seperti kontrak-kontrak dan hak milik individual, hukum itu mendorong perkembangan pasar-pasar dan dengan demikian juga perkembangan ekonomi.


4 Uraian diatas membuktikan bahwa sama sekali tidak benar hukum dan ekonomi merupakan dua kutub yang berbeda yang tidak ada hubungannya. Antara ekonomi dan hukum berkaitan erat dimana yang satu dengan lainnya saling mempengaruhi sejarah pertumbuhan ekonomi dan perkembangan hukum diseluruh dunia menunjukkan hal itu.



Suatu perkembangan ekonomi akan mempengaruhi peta hukum sebaliknya perubahan hukum juga akan memberikan dampak yang luas terhadap ekonomi.

Hukum dan ekonomi demikian erat hubungannya, terutama ekonomi perusahaan dan ekonomi mikro yang ruang lingkupnya adalah interaksi bisnis antara para pelaku bisnis. Interaksi yang demikian jelas sangat membutuhkan aturan permainan. Penyusunan aturan permainan adalah urusan para sarjana hukum, sedangkan memberikan uraian mengenai mekanisme dari kekuatan-kekuatan ekonomi yang bekerja secara natural adalah urusan para ekonom.

Hukum dan ekonomi merupakan dua subsistem dari suatu system kemasyarakatan yang saling berinteraksi satu sama lain. Interaksi antara kedua subsistem sosial tersebut akan nampak jelas, apabila kita melakukan pendekatan dari studi hukum dan masyarakat. Dalam pendekatan demikian hukum tidak hanya dipandang sebagi perangkat norma-norma yang bersifat otonom, tetapi juga sebagai institusi sosial yang secara nyata berkaitan erat dengan berbagai segi sosial di masyarakat.


5 Tugas hukum yang utama, khususnya bidang hukum ekonomi, adalah senantiasa menjaga dan mengadakan kaidah-kaidah pengaman, agar pelaksanaan pembangunan ekonomi tidak akan mengorbankan hak-hak dan kepentingan-kepentingan pihak yang lemah. Hanya dengan cara-cara serupa ini, hukum tetap mempunyai peranan dalam pembangunan ekonomi.


Di Indonesia system ekonomi dan hukum harus bermuara pada UUD’ 45, yaitu pasal 27 dan pasal 33.

Pasal 27 UUD’ 45 berbunyi :

1. Segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya.

2. Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupanyang layak bagi kemanusiaan.



Pasal 33 UUD’ 45 berbunyi :

1. Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas azas kekeluargaan.

2. Cabang-cabang produksi yang penting bagi Negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara.

3. Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.


6 Pertautan antara hukum dan ekonomi dalam pasal 33 UUD’ 45 tampak jelas dalam ayat (1) yang berbunyi “Perekonomian disusun ……….” Kata disusun, menunjukkan pada suatu yang bersifat normative, sehingga perekonomian tidak diserahkan begitu saja pada kekuatan pasar, namun ada pengaturannya atau ada hukum yang mengaturnya.


Dari segi sistematika UUD’ 45 dapatlah dikatakan bahwa pasal 27 memberikan arahan kepada pasal 33.

Apabila kita kaji lebih lanjut pasal 27 dan pasal 33 ini, maka terdapat lima azas yaitu :

1. Azas persamaan dalam hukum [pasal 27 (1)]

2. Azas kemanusiaan [pasal 27 (2)]

3. Azas kekeluargaan [pasal 33 (1)]

4. Azas manfaat [pasal 33 (3)]

5. Azas keseimbangan.

[baca selengkapnya..]

Cerita Hidupku tentang FOREX Trading Online

Hidupku saat ini bukan lagi seperti yang dulu kala yang masih menjadi seorang karyawan tetap di saah satu perusahaan swasta yang punya penghasilan bulanan yang hampir Rp 3 juta /bulan dengan tamatan pendidikan sma. Semua itu hanya cerita lama yang tak lagi saya berada pada posisi itu, saat ini saya hanya bekerja menjadi seorang tenaga karyawan yang tidak jelas yang hanya memperoleh sebuah penghasilan yang hanya Rp 700 ribu setiap bulannya yang sudah sangat jauh berbeda dengan penghasilan yang sebelumnya.

Dengan hanya penghasilan seperti itu saya rasa hanya untuk kebutuhan anak smp dijaman sekarang ini dan mungkin itu tidak cukup tetapi itulah kalau penghasilan yang saya dapatkan dari pekerjaan saya saat ini, namun saya beruntung sampai bula oktober ini saya masih bisa mendapatkan penghasilan tambahan walau tidk besar tapi saya rasa itu cukuplah untuk kebutuhan saya setiap bulannya, namun yang jadi persoalan adalah bagaimana dengan kelanjutan penghasilan saya untuk bulan november ini.


Pada bulan november ini adalah bulan yag penuh tantangan buat saya karena pada bula ini saya tidak lagi menerima gaji dan juga uang masuk tak ada lagi padahal kebutuhan nantinya akan banyak sekali karena aktifitas yang masih kuliah dan semuanya itu saya yang harus tanggung, tapi itulah hidup yang ingin melepaskan diri dari dunia kerja, tidak suka dengan keterikatan akhirnya begini harus berani hidup susah.

Saya salah satu orang yang selalu rajin belajar dari dunia internet paling sering baca -baca artikel dan pada tahun yang lalu saya udah kenal dengan yang namanya forex trading dan juga dunia blogger, kerena itulah pelan -pelan saya tekuni dunia blogger dan itulah yang menopang sebagian hidup saya selma setahun ini, namun pada bulan november dan desember 2014 ini saya tidak bisa lagi payout dari blogger karena hasil yang saya dapatkan udah kecil sekali dan mungkin harus tahun depan baru bisa payout, namun saya coba untuk tetap tangguh dan berpikir mencari cara agar saya bisa bertahan hidup di dengan prinsip hidup saya yang tak tertarik lagi kerja sebagai karyawan.

Maka pada bulan oktober ini saya mulai kembali bermain forex online dengan investasi modal pertama yang saya lakukan adalah Rp 600 ribu dan itulah yang saya mainkan di forex namun nasib tidak berpihak padaku semuanya lenyap (loss) di forex maka semakin tambalah rasa galau dalam hatiku lalu tepat hari ini 30 oktober 2014 saya kembali reinvest Rp 200 ribu saya berharap dengan ini saya bisa menuai hasil dari forex dengan cara trading yang lebih baik.


Jujur forex trading ini bukanlah sesuatu yang mudah ditaklukan, namun walau tak mudah saya taklukan tapi dalam hati saya yakin suatu saat nanti saya pasti bisa kembangkan uang saya disini.

Bagi saya tidak ada kata menyerah dan tidak mungkin saya berhenti saat ini, karena itu artinya saya seorang pencundang tapi saya mencoba lebih giat lagi belajar dan mencari cara trading yang cocok buat saya. salam sukses....

[baca selengkapnya..]

Berpindah Kuadran Dari Employment to Self Employment

Cara mendapatkan uang yang paling banyak di lakukan oleh banyak orang di dunia ini adalah memilih untuk menjadi seorang tenaga kerja atau employment di sebuah intansi perusahaan swasta dan juga negeri, ini menjadi satu kegiatan harian yang mereka lakukan dan kita tahu bahwa jumlah entrepreneurship itu tidak banyak jumlahnya terlebih di negeri kita ini sehingga tingkat kemakmuran rakyat itu masih jauh dari pada yang dia harapkan oleh para pendiri bangsa ini dulu yaitu menjadi rakyat yang adil dan makmur. Salah satu hal yang akan menunjang kemakmuran bangsa ini adalah harus semakin banyak orang yang yang berpindah kuadran dari seorang employment to self employment.


Untuk berpindah kuadran dari seorang employment to self employment itu bukan suatu perkara yang mudah karena itu tentu sudah harus memiliki mental yang baik bukan hanya soal faktor modal saja, karena banyak orang yang memiliki modal tapi tak berani menerjuni dunia usaha karena tidak memiliki mental entrepreneurship. 


Coba kita perhatikan pada kehidupan saat ini semakin rumit dan semakin susah rasanya mendapatkan uang, maka ini tentu juga akan berpengaruh sekali buat setiap pribadi orang yang tidak memiliki satu skill dalam hidupnya dan juga orang yang tidak mau menggali skill, maka tentu tipe orang seperti ini akan betah dan lebih nyaman mejadi seorang buruh di sebuah   perusahaan  karena memang bental nya udah benar -benar ciut, bermimpipun udah tak berani lagi, mereka akan ketakutakan sekali jika harus meninggalkan pekerjaan mereka, jadi memang tidak mudah nya berpindah kuadran itu.


Namun ada satu hal yang perlu kita lihat dijaman sekarang ini adalah jika setiap orang tidak mau melihat perubahan yang terjadi di dunia sekitar maka kita suatu saat nanti akan menjadi orang yang hanya jadi penonton dan tidak punya daya, kita di zaman sekarang ini tentu nya kita harus sudah bisa melihat itu dan kita harus sigap untuk belajar mempelajari sesuatu skill yang kelak akan jadi satu modal kita yang bisa menjadi satu jalan dalam menopang kehidupan kita di masa depan, kita  bukan langsung ingin terjun bebas menjadi seorang pemilik usaha mandiri tapi pelan -pelan sambilkerja, kita harus sudah memulainya agar nantinya kita ketika usaha yang kita bangun udah mulai berjalan maka kita  bisa tinggalkan pekerjaan kita kalau sudah mendatangkan profit yang lebih besar buat kita dari usaha yang kita rintis. sekian goresan tangan saya di pagi hari ini.

[baca selengkapnya..]